Jogja Tuan Rumah Kongres HIMPSI 2026, Ini Agendanya
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
Suasana PTM di SDN Serayu, Jogja, Rabu (28/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja tidak mau gegabah menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli mendatang. Di tengah kasus Covid-19 yang belakangan kian meluas, Disdikpora berharap rencana penyelenggaran PTM dikaji dengan hati-hati.
Sekretaris Disdikpora Kota Jogja Dedi Budiono mengatakan akan melihat tren kasus Covid-19 terlebih dahulu di wilayah setempat. Hal ini menurutnya penting guna memberikan keamanan dan kenyamanan kepada murid saat PTM diselenggarakan.
BACA JUGA: Selfie Tanpa Masker Jadi Penyebab Lonjakan Covid-19 di Jateng
"Pada prinsipnya kami melihat perkembangan Covid-19 dan kebijakan penanganan Covid-19 secara nasional maupun secara lokal," ujarnya, Kamis (17/6/2021).
Meski secara umum kondisi sejumlah sekolah sudah dinyatakan siap untuk menggelar PTM, jawatannya tidak ingin tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Beberapa waktu lalu, Disdikpora Kota Jogja juga telah melakukan PTM uji coba di sejumlah sekolah. Hasilnya disebut dia cukup sukses.
Di sejumlah sekolah pun sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan sudah sangat memadai.
"Kami tidak ingin memaksakan agar PTM ini dilaksanakan apabila kondisi lingkungan tidak mendukung dan pertumbuhan Covid-19 sangat tinggi," ucapnya.
BACA JUGA: Perpanjangan PPKM Mikro, Kalurahan Fokus Penyiapan Selter Desa
Anggota Komisi D DPRD Kota Jogja, Ali Fahmi mengatakan tidak setuju PTM digelar saat angka Covid-19 naik tajam. “Menurut saya belum memungkinkan untuk PTM. Vaksinasi juga belum tuntas serta belum menyasar ke peserta didik," katanya.
Dia berpendapat pembelajaran jarak jauh merupakan pilihan yang tepat untuk melindungi peserta didik agar tetap sehat dan aman dari bahaya penularan Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.