Perpanjangan PPKM Mikro, Kalurahan Fokus Penyiapan Selter Desa

Ilustrasi. - Freepik
17 Juni 2021 12:27 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sejumlah Kalurahan siap menggelar perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro sampai 28 Juni 2021. Selter desa yang telah beroperasi sejak lama pun siap dioperasikan jika ada lonjakan kasus di wilayah.
Salah satu desa percontohan PPKM Mikro nasional yakni Kalurahan Wirokerten mengaku siap mengimplementasikan perpanjangan PPKM Mikro. Pengakuan tersebut disampaikan Lurah Wirokerten, Rahma Wijayaningrum pada Kamis (17/6/2021) via telepon. 
Kesiapan selter desa pun telah matang sejak lama. Rahma menuturkan dari kapasitas 20 bed, hingga Rabu (16/6/2021) ini sudah dihuni tiga orang. "Fasiltas tempat tidur, lemari biasa, ada TV, dispenser untuk minuman, kemudian makan tiga hari sekali. Cek kesehatan tracing dari tracer dan puskesmas," tuturnya.
Tiga pasien penghuni selter desa saat ini merupakan warga Wirokerten. Kendati demikian  apabila ada arahan dari Satgas maupun kemendasakan, selter desa Wirokerten siap menenampung warga luar desa bila dibutuhkan.
"Untuk logistik masih dari kami menggunakan dana desa. Tetapi katanya mau ada dari komunitas juga, cuma saya mengajukan," tambahnya.
Meski baru diperpanjang, tindakan-tindakan PPKM Mikro sebenarnya terus berlangsung di wilayah. Pendataan pendatang, penambahan kasus, hingga data terkini zonasi masih dilaporkan ke Kalurahan Wirokerten.
"Masih dilakukan, untuk zonasi sepekan sekali dilaporkan. Terakhir dari 67 RT, hanya tujuh RT yang kuning sisanya hijau. Sementara pendatang juga dilaporkan sepekan sekali secara akumulatif, tapi kalau hari itu juga ada pendatang pun langsung dilaporkan ke Kalurahan.
Sementara itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa atau yang kerap disapa Oki menerangkan pendataan kasus harian dilakukan menggunakan sistem data pusat bernama NAR dan SISKLB. Dua sistem tersebut hanya bisa diakses oleh Dinkes.
"Laporan sudah diupload harian oleh Kominfo di website harian. Kami hanya memberikan data satu pintu untuk publikasi lewat website yang dikelola Kominfo," ujarnya.
Pembaruan data harian disebutkan Oki tidak hanya puskesmas tetapi juga dihimpun dari laboratorium. Selanjutnya data tersebut yang digunakan sebagai acuan pembaruan di sistem.
Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bantul, Ani Widayani menegaskan dalam perpanjangan PPKM Mikro kali ini, desa akan fokus kepada selter desa. Keputusan itu bukan tanpa alasan. 
Di selter Kalurahan Sumbermulyo yang dibawah naungan Ani, dari 30 bed kapasitas sebanyak 21 bed terisi. "Kami konsentrasi ke selter desa dengan adanya penumpukan [pasien] di rumah sakit," tandasnya