Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Guna mendukung upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) membuka menyediakan sekitar 200 kamar untuk tempat isolasi mandiri (isoman) pasien positif Covid-19, dua hotel diantaranya di Sleman.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo, menjelaskan PHRI DIY bekerja sama dengan PHRI kabupaten dan kota saat ini telah menyediakan sekitar 200 kamar untuk isoman. “Dua di Sleman dan satu di Kota Jogja. Ini wujud peran serta PHRI DIY peduli dengan pemerintah,” ujarnya dalam Pengecekan protokol kesehatan PHRI DIY, di Hotel Grand Serela, Selasa (29/6).
Ia menuturkan hotel hanya dikhususkan untuk isoman pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala, karena PHRI DIY tidak menyediakan dokter. “Ada syarat-syaratnya, yakni membawa surat keterangan dokter bahwa mereka kena Covid-19 tapi OTG [orang tanpa gejala],” Katanya.
Untuk dapat mengakses fasilitas ini, pasien langsung menghubungi hotel terkait dan menunjukkan surat keterangan dokter. Area yang digunakan untuk isoman dipisah dengan area hotel untuk menerima tamu umum. Selain itu, hotel juga telah dipastikan telah tersertifikasi Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE).
“Kami guyub sesarengan untuk bisa bekerja sama dengan Pemda, kepolisian, TNI, maupun asosiasi yang lain. Semoga wisata jogja lekas membaik, jumlah kasus juga kita harapkan menurun. Silakan datang ke jogja tapi dengan protokol kesehatan ketat dan jujur,” ungkapnya.
Ketua Satgas Covid-19 PHRI DIY, Herryadi Baiin, mengatakan terkait kegiatan pengecekan protokol kesehatan, timnya mendatangi beberapa hotel. Pada hari kedua, Selasa (29/6/2021), PHRI DIY mendatangi lima hotel dan restoran di Sleman, meliputi Grand Serela, Grand Pacific Resto, Kenes Resto, Crystal Lotus, The Rich Hotel.
BACA JUGA: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemda DIY Efektifkan PPKM Mikro
“Dalam pengecekan ini kami memastikan dengan peningkatan Covid-19 di DIY yang masih tinggi dan kami berharap konsistensi rekan-rekan hotel dan restoran untuk melakukan protokol kesehatan. Untuk pengecekan kami utamakan anggota PHRI. Namun kami juga akan berjalan membantu pemerintah untuk hotel dan restoran yang belum menjadi member PHRI,” ujarnya.
Sejauh ini timnya belum menemukan adanya pelanggaran signifikan terhadap protokol kesehatan di hotel maupun restoran. Jika ditemukan pelanggaran yang terjadi berulang kali, maka pihaknya akan menerbitkan rekomendasi kepada Pemkab untuk menindak.
“Kami berharap kesadaran masyarakat juga, tidak hanya industri pariwisata. Kesadaran pendatang yang datang ke DIY supaya sama-sama patuhi protokol kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Gempa M7,7 mengguncang Flores dan terasa kuat di Sikka. Bupati Sikka meminta warga tenang serta waspada terhadap potensi tsunami.
Harga buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian turun pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Cek harga berdasarkan berat emas.
Perempuan muda dan lansia di DIY serta Klaten mengolah kain perca menjadi tenun dan kerajinan bernilai ekonomi di Rumah Kreatif Tukik.
BMKG menetapkan status Siaga tsunami hingga 3 meter setelah gempa M7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu pagi.
Artis Celine Evangelista hadir dalam gelaran Jogja Fashion Week (JFW) 2026 dengan membagikan pengalaman dalam berbinis busana muslimah syar'i.