Hanya Satu Calon, Pendaftaran Pilur di Gunungkidul Akan Diperpanjang
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Ilustrasi penjual kambing untuk Iduladha./JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jelang peradayaan Iduladha, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul terus menggencarkan pengecekan kesehatan hewan ternak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang disembelih sehat dan aman dikonsumsi.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan sudah menerjunkan sembilan petugas untuk pengecekan kesehatan hewan ternak. Jumlah ini akan ditambah pada saat penyembelihan hewan kurban. “Kami siapkan 125 tim untuk pemantauan,” kata Bambang kepada wartawan, Jumat (2/7/2021).
Menurut dia, untuk pengecekan sudah berkoordinasi dengan kapanewon. Adapun lokasi pemeriksaan dilakukan di Kapanewon Playen, Paliyan dan Karangmojo. “Untuk memastikan kondisi hewannya sehat dan terbebas dari penyakit,” katanya.
Baca juga: Talut Tak Kuat Menopang, Truk Bermuatan Semen Terguling ke Sawah di Jalan Wates
Disinggung mengenai potensi penyakit antraks, Bambang mengimbau penyakit ini harus diwaspadai. Terlebih lagi dalam beberapa tahun ini ada temuan kasus penyakit antraks di wilayah Gunungkidul. “Kami imbau kepada masyarakat untuk meneliti terlebih dahulu hewannya pada saat akan membeli,” ungkapnya.
Menurut dia, upaya menghilangkan antraks membutuhkan waktu sekitar sepuluh tahun. Adapun caranya dengan melakukan vaksin terhadap hewan ternak dua kali setiap tahunnya. “Memang tidak mudah karena virusnya bisa bertahan hingga puluhan tahun sehingga upaya pencegahan dilakukan secara berkala,” katanya.
Dikatakan, populasi kambing di wilayahnya mencapai sekitar 223.000 ekor. Sebanyak 12% atau sekitar 26.000 ekor merupakan kambing jantan yang siap menjadi hewan kurban pada pada saat Hari Raya Kurban. “Jumlah ini mencukupi dan banyak kambing-kambing asal Gunungkidul yang dipasarkan ke luar daerah. Kondisi yang sama juga terjadi pada hewan kurban jenis sapi,” katanya.
Baca juga: Jelang PPKM Darurat, Begini Suasana Pasar di Jogja
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Retno Widyastuti. Menurut dia, pemeriksaan kesehatan hewan sangat penting untuk memastikan aman dan layak konsumsi. “Secara teknis, pemeriksaan hewan ini sama seperti penyelenggaraan di tahun- tahun sebelumnya. Tapi sekarang ada penekanan untuk mematuhi protokol kesehatan,” katanya.
Retno mengungkapkan, untuk data sementara pemeriksaan, kondisi hewan dalam keadaan sehat. Guna menjaga kesehatan ini, upaya pemeriksaan berkala akan terus dilakukan hingga jelang kurban. “Akan terus dipantau dengan menerjunkan personel yang disiapkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan pendaftaran bakal calon lurah akan diperpanjang jika hanya ada satu pendaftar. Sejumlah kalurahan masih menunggu tambahan calon hi
Donald Trump membuka peluang kesepakatan damai dengan Iran, tetapi AS mengancam akan kembali menyerang jika negosiasi gagal.
KPK mendalami temuan uang di rumah Plt Gubernur Riau dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan di Pemprov Riau.
Toy Story 5 dikabarkan menembus pendapatan global lebih dari USD1 miliar dan menjadi salah satu film terlaris 2026. Kesuksesan ini memperpanjang rekor waralaba
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.
DPR AS melalui Jamie Raskin membuka penyelidikan terhadap FIFA dan hubungan Gianni Infantino dengan Presiden Donald Trump. FIFA diminta menyerahkan sejumlah dok