Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Petugas membacakan nama orang yang berkurban sebelum penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH) Giwangan, Jogja, Jumat (31/7). Pemerintah Kota Jogja menghimbau panitia kurban di Jogja untuk melakukan pemotongan di RPH deni mencegah kerumunan massa sebagai bagian dari protokol kesehatan pencegahan Covid-19./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, SLEMAN- Tidak semua warga melakukan pemotongan hewan kurban selama hari tasyrik (21-23 Juli 2021) sesuai imbauan Pemkab Sleman. Sebagian masyarakat tetap melakukan pemotongan hewan kurban tepat pada Hari Raya Idulfitri, Selasa (20/7/2021).
Kondisi tersebut, kata Kepala UPTD Pasar Hewan Ambarketawang dan Rumah Potong Hewan, Yuda Andi Nugroho menyebabkan belasan hewan kurban yang awalnya akan disembelih di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Sleman berkurang.
"Banyak panitia pemotongan hewan kurban yang membatalkan pemotongan hewan kurban di RPH-R karena kami tidak memotong hewan kurban pada hari H. Ini sesuai instruksi dan surat edaran bupati," kata Yuda kepada Harian Jogja, Selasa (20/7/2021).
Yuda mengatakan, ada sekitar 15 ekor hewan kurban yang sebelumnya terdaftar dipotong di RPH-R selama Hari Tasyrik, kemudian dibatalkan. "Dengan larangan pemotongan pada hari H, banyak yang membatalkan atau mengurangi jumlah yang dipotong," katanya.
Sementara, katanya, saat ini masih terdapat 52 ekor hewan kurban yang akan dipotong di RPH-R selama tiga hari ke depan. Terdiri dari sapi 46 ekor dan kambing 6 ekor. Dia memahami alasan panitia untuk membatalkan pemotongan di RPH-R Sleman. "Ya begitulah realita di lapangan. Sebab tanggal merah [hari libur] kan cuma hari ini. Akhirnya hewan kurban dipotong usai salat Iduladha. Gimana lagi, tidak bisa dicegah," tandasnya.
Baca juga: Cek! BST Rp600.000 Sudah Cair di PT Pos Indonesia
Sekadar diketahui, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengeluarkan SE terkait pemotongan hewan kurban. Pelaksanaan pemotongan hewan kurban pun, dalam SE tersebut juga ditentukan harinya. Yakni selama hari tasyrik mulai 21 hingga 23 Juli. "Ya dari 2.352 titik pemotongan hewan kurban tahun kemarin, yang mengajukan izin hanya 1.089 permohonan," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Sleman Suparmono.
Permohonan izin pemotongan hewan kurban ini, katanya, sesuai SE Bupati Sleman. Dalam SE tersebut disebutkan jika untuk mencegah kerumunan dan memenuhi kaidah kesehatan masyarakat veteriner dan kesejahteraan hewan, maka pemotongan hewan kurban wajib di rumah potong hewan ruminansia (RPH-R).
Namun, lantaran kapasitas RPH-R terbatas, maka panitia kurban bisa melakukan pemotongan hewan dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan. Meskipun jumlah pemohon yang mengajukan izin tidak lebih dari 50%, namun angkanya mengalami peningkatan pesat.
"Sebab tahun lalu, Dinas hanya menerima 120 titik pengajuan izin pemotongan di luar RPH-R. Tahun lalu yang minta rekomendasi tidak sebanyak sekarang karena tahun lalu pemberian rekomendasi terpusat di Dinas. Sekarang di masing-masing kapanewon," katanya.
Dia mengatakan, pengawasan pemotongan hewan kurban untuk tahun ini dilaksanakan oleh DPPP Sleman. Dinas menyiapkan setidaknya 251 petugas lapangan untuk mengawasi proses sebelum hari H pemotongan maupun pada saat pelaksanaan pemotongan.
"Untuk lokasi yang masuk kategori merah, maka diberlakukan on call. Bila di lokasi pemotongan ada permasalahan maka komunikasi dilakukan melalui Ponsel" jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.