Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah berlangsung pada 3-20 Juli dinilai telah mampu menurunkan mobilitas warga di Sleman setidaknya sebanyak 30%. Dinas Perhubungan Sleman dan Polres Sleman masih mengejar penurunan mobilitas sesuai target nasional yakni 50% dalam PPKM Level 4 hingga 25 Juli mendatang.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana, menjelaskan penurunan mobilitas dilihat dari pantauan panjang antrian di sejumlah simpang empat menggunakan Area Traffic Control System (ATCS) baik yang dimiliki Dinas Perhubungan Sleman maupun Dinas Perhubungan DIY.
Dari pantauan ATCS Dinas Perhubungan DIY yang meliputi lokasi penyekatan di dalam ringroad, penurunan mobilitas sebesar 37%. “Tujuh lokasi pantauan Dinas Perhubungan Sleman, yakni di perempatan Syantikara, UNY, Kolombo, Pasar Stan, Tajem, Jalan Kaliurang UII dan Ngablak Turi mengalami penurunan rata-rata 53 persen,” ujarnya, Kamis (22/7/2021).
Sementara berdasarkan hasil penilaian dari Menko Maritim Dan Investasi, yang melakukan pengamatan berbasis google traffic, terjadi penurunan 30%. “Sedangkan kalau berbasis facebook mobility terdapat penurunan 28,6 persen,” ungkapnya.
Baca juga: Hari Ini 88 Warga DIY Meninggal dalam 24 Jam karena Covid-19
Meski sudah menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, angka ini masih belum mencapai target nasional yakni sebesar 50%. Untuk itu pihaknya bersama Polres Sleman masih akan terus menggiatkan penyekatan selama PPKM Level 4 hingga 25 Juli nanti. “Masih dilakukan [penyekatan] dengan lokasi yang sama seperti sebelumnya,” katanya.
Senada dengan Arip, Kapolres Sleman, AKBP Wachyu Tri Budi, mengatakan meski capaian ini sudah cukup baik, diharapkan penurunan mobilitas bisa mencapai 50%. Maka ia memastikan penyekatan dan penjagaan masih akan dilakukan di sejumlah titik.
“Iya, rencananya sampai tanggal 25 Juli [masih dilakukan penyekatan], karena dari pusat juga terus memonitor situasi di Sleman. Kami berharap dalam PPKM Level 4 ini penurunan mobilitas bisa kita pertahankan dulu,” ungkapnya.
Selama PPKM Darurat, dengan berbagai penyekatan dan penjagaan, ia memastikan situasi di jalan berlangsung aman, dengan tingkat kriminalitas di jalan menurun. “Alhamdulillah aman. Untuk kejahatan jalanan juga sangat menurun,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Anggun C. Sasmi kembali ke GBK setelah 36 tahun dan tampil di closing ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum final Indonesia vs Thailand.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen
Ranking FIFA Indonesia vs Thailand terpaut 24 peringkat. Garuda di posisi 117, sedangkan Thailand menempati urutan 93 dunia.
OJK Jawa Tengah dan DIY memfasilitasi BPR/BPRS melalui workshop dan pendampingan untuk mempercepat penurunan NPL serta memperkuat kualitas kredit.
Prabowo menegaskan penguatan TNI untuk menjaga wilayah Indonesia dan menghadapi ancaman siber, disinformasi, hingga penyelundupan kekayaan negara.