92.055 Warga Gunungkidul Terdampak Kekeringan, Tepus Wilayah Terparah
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, WONOSARI – Jumlah pasien sembuh dari virus corona di Gunungkidul terus bertambah. Meski demikian, warga yang dinyatakan sembuh diminta tetap waspada dan terus menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari potensi reinfeksi Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irwaty mengatakan, penularan virus corona tidak hanya mengancam masyarkaat yang belum terpapar. Pasalnya, warga yang sudah dinyatakan sembuh, masih ada potensi terinfeksi lagi.
BACA JUGA : 230 Bintara Remaja Dikerahkan untuk Melacak Kasus Covid
Meski tidak menyebutkan data secara terperinci, Dewi mengakui adanya pasien yang terkena reinfeksi corona. Terulangnya terpapar virus tidak hanya terjadi pada masyarakat umum karena ada sejumlah tenaga medis yang terpapar kembali setelah dinyatakan sembuh.
“Puskesmas yang memantau adanya kasus reinfeksi. Tapi, memang ada yang kembali tertular lagi. Salah satunya terjadi di kalangan medis,” kata Dewi kepada wartawan, Senin (2/8/2021).
Oleh karenanya, ia meminta kepada masyarakat yang sempat dinyatakan positif corona dan sudah dinyatakan sembuh, tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko terinfeksi lagi. “Jadi sama dengan masyarakat umum, pasien yang sudah dinyatakan sembuh tidak bisa sembarangan karena tetap harus menjalanan protokol kesehatan,” ungkapnya.
Ditambahkan Dewi, ada warga yang terinfeksi ulang, namun hingga sekarang belum sampai menyebabkan pasien meninggal dunia. “Belum ada dan hingga sekarang yang terinfeksi ulang bisa disembuhkan,” kata dia.
BACA JUGA : Ungkap Pengalaman Sembuh dari Covid-19, Bupati Halim
Kepala Puskesmas Semanu I, Yuyun Ika Pratiwi mengatakan, hingga sekarang di wilayahnya belum ada pasien yang terinfeksi ulang virus corona. Ia pun berharap masyarakat tetap patuh dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus. “Belum ada yang terinfeksi ulang dan mudah-mudahan tidak ada,” kata Yuyun saat dihubungi kemarin.
Menurut dia, untuk penanggulangan penyebaran virus corona juga dilakukan program vaksinasi. Upaya penyuntikan anti corona terus dikebut agar bisa segera tercipta herd immunity. “Ini saya masih berada di lokasi vaksinasi. Mudah-mudahan dengan program ini, penyebaran virus bisa terus ditekan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 92.055 warga Gunungkidul terdampak kekeringan. Kapanewon Tepus menjadi wilayah terparah dengan 24.875 jiwa mengalami krisis air.
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Lima motor cruiser di bawah Rp100 juta di Indonesia, mulai Benelli, QJMotor, CFMOTO, Morbidelli hingga Benda.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.