CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
ilustrasi./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul bekerjasama dengan Pengadilan Agama dan Kantor Kementerian Agama melaksanakn isbat nikah bagi pasangan yang hidup bersama tapi belum memiliki akta pernikahan. Tahun ini direncanakana ada 70 pasangan yang akan dinikahkan agar memiliki legalitas sebagai pasangan suami istri.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan, masih banyak warga yang menjadi pasangan suami istri, namun belum memiliki bukti akta pernikahan. Oleh karenanya, upaya memberikan legalitas pernikahan tersebut terus dilakukan melaui sidang isbat. “Tujuannya agar pernikahan tersebut mendapatkan pengakuan dari Negara lewat penerbitan akta pernikahan,” katanya, Senin (2/8/2021).
Menurut dia, isbat nikah terselenggara berkat kerjasama dengan Pengadilan Agama dan Kantor Kementerian Agama. Pelaksanaan ini sudah berlangsung sejak lama. Sebagai contoh di 2015 ada 188 pasangan yang ikut isbat. Sedangkan di 2019 ada 78 pasangan dan tahun lalu ada 50 pasangan yang mengikuti isbat nikah.
“Tahun ini ada 70 pasangan yang akan menjalani isbat nikah,” katanya.
Markus menambahkan, program isbat nikah masih sebatas stimulan karena belum bisa menyasar ke seluruh pasangan. Diharapkan dengan adanya program ini, kesadaran masyarakat tentang pernikahan secara resmi dapat ditingkatkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Gunungkidul, Saban Nuroni mengatakan, ia mendukung penuh program isbat nikah yang digalakkan oleh pemerintah. Pasalnya, dokumen buku nikah yang dimiliki dijadikan dasar hukum bagi pasangan suami istri untuk mengurus administrasi kependudukan.
Sinergi dengan instansi terkait mengeni isbat nikah sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Gunungkidul yang akan mengurus administrasi pencatatan sipil.
“Sidang dilakukan oleh Pengadilan Agama dan setelah dinyatakan pernikahannya sah, muncul surat putusan. Kemudian diputusan tersebut menjadi dasar penerbitan buku kutipan akta pernikahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.