Mi Lethek Srandakan Tembus 50 Toko, Omzet Capai Rp20 Juta
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Suasana pembagian hadiah dalam gelaran Gebyar Literasi yang diselenggarakan oleh Kampung Baca Cakrawala Giwangan belum lama ini. /Dok. Ist
Harianjogja.com, UMBULHARJO - Kampung Baca Cakrawala Giwangan, Kota Jogja bekerja sama dengan berbagai pihak menggelar kegiatan bertajuk Gebyar Literasi Meraih Mimpi dan Prestasi ditengah Pandemi.
Kegiatan yang merupakan rangkaian acara sejak 1-26 Juli 2021 ini dimulai dengan berbagai perlombaan seperti lomba read aloud (membaca nyaring), lomba menyanyi lagu daerah, lomba baca puisi, lomba menggambar mewarnai dan lomba video pendek dengan tema lingkungan.
BACA JUGA : Kelurahan Demangan Geliatkan Literasi di Kampung Pengok
Fajar Nur Rohmad selaku kordinator kegiatan gebyar literasi menjelaskan, masa pandemi hendaknya tidak menyurutkan langkah para pegiat literasi untuk tetap bergerak dan berkarya, potensi dan prestasi yang seakan mati suri harus tetap digali, maka diperlukan sebuah terobosan kegiatan yang bisa mewadahinya meski dengan keterbatasan ditengah pandemi.
"Karena dimasa pandemi, rangkaian kegiatan kami kemas tidak seperti biasanya, semua jenis perlombaan dirancang untuk dikirim secara online kepada panitia, acara saresehan kami adakan lewat zoom meeting, serta kegiatan pembagian hadiah lomba harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat," kata dia, Sabtu (7/8/2021).
Meski semua acara dilaksananakan secara online tetapi tidak menyurutkan antusiasme warga masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, terbukti lebih dari 80 peserta mulai dari anak-anak, pemuda sampai dengan orang tua ikut dan berpartisipasi dalam kegiatan ini.
BACA JUGA : New Branding Literasi, ALUS Gelar Jogja Membaca Jilid 10
"Kegiatan semacam ini perlu kita apresiasi karena sangat bermanfaat untuk warga masyarakat khususnya lingkungan kampung Giwangan, meski di tengah pandemi semangat kita untuk berprestasi harus tetap ada serta kedepan potensi-potensi yang ada di wilayah harus kita gali secara bersama-sama demi Giwangan yang lebih baik lagi" kata Lurah Giwangan, Dwi Ernawati.
Selain berbagai lomba, acara ini juga diisi dengan sarasehan bincang literasi dengan tema \'Pentingnya Literasi Anak dan Keluarga\' yang dipantik oleh pengajar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UAD Jogja. Kegiatan ini diakhiri dengan berbagi buku dengan komunitas serta launching buletin kampung pada saat acara pembagian hadiah pemenang lomba di pendopo kelurahan Giwangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
DPR RI hormati putusan MK yang menetapkan Pilkada tetap dipilih langsung oleh rakyat dan siap menindaklanjuti secara yuridis.
Realisasi pajak Sleman capai Rp611 miliar hingga Juni 2026. PBB-P2 tertinggi, pajak tambang masih rendah.
KPI 2026 resmi ditutup di Sleman dengan Janji Publik dan penguatan kolaborasi daerah untuk membangun pendidikan yang inklusif.
KPK menahan Direktur PT MSA Fika Nur Alawi dalam kasus suap Bupati Muara Enim. Kasus berkembang hingga dugaan pengondisian audit BPK.
Pemerintah targetkan 16.557 sekolah terakses internet pada 2026. Digitalisasi pendidikan dipercepat, fokus wilayah 3T.