Menguji Ketahanan Jogja di Tengah Tekanan
Sebagai pusat jasa, pendidikan, dan pariwisata DIY, Kota Yogyakarta memiliki karakteristik kerentanan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain.
Rangkaian kegiatan Jogja Membaca Jilid 10 oleh ALUS-Ist
Harianjogja.com, JOGJA--Di tengah situasi yang serba tidak pasti bukanlah suatu halangan bagi Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan (ALUS) untuk menggalakkan inovasi new branding literasi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan Jogja Membaca yang sudah memasuki Jilid 10 kali ini diadakan secara virtual dengan mengambil tema \'Ada Apa Dengan Literasi\'.
Mengetahui urgensi literasi di era sekarang harus mulai digalakkan agar generasi muda tumbuh dengan ilmu dan pemahaman literasi yang baik, ALUS, Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan menjembatani anggota ALUS dengan demisioner serta masyarakat umum dengan menggunakan teknologi media informasi melalui kegiatan Jogja Membaca.
Dengan mengusung tema "Ada Apa Dengan Literasi (AADL)", bermaksud untuk mengajak masyarakat untuk melakukan 3M “membaca, meneliti, memahami” setiap permasalahan di bidang literasi.
Sekaligus untuk merayakan 10 tahun Kegiatan Jogja membaca, kegiatan ini diadakan selama tiga hari berturut-turut pada 2 April 2021 sampai 4 April 2021. Hari pertama diisi oleh live streaming reuni akbar bersama ketua panitia Jogja Membaca jilid 1 sampai ketua panitia Jogja Membaca jilid 10 sekaligus merayakan berjalannya Jogja Membaca yang sudah memasuki sepuluh dekade.
Hari kedua diisi dengan live streaming bersama Muhammad Rosyihan Hendrawan, SIP., M. Hum. selaku Demisioner ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan yang juga sebagai Dosen di Universitas Brawijaya Malang.
Acara live streaming ini dipandu oleh Fuad Wahyu Prabowo, M.A. yang juga merupakan ketua ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan Periode 2013-2014 dan Founder Startup Bibliocorp membahas tentang urgensi literasi. Mengangkat tema \'Urgensi Literasi\' karena di masa pandemi seperti ini, masyarakat umum terutama kalangan muda hampir dua puluh empat jam membuka media sosial dan rentan terpapar hoax.
Urgensi literasi dibahas secara detail berkaitan dengan literasi seperti urutan peringkat literasi negara yang dilakukan oleh The World\'s Most Literate Nation (WLMN), pandangan-pandangan tentang literasi, definisi literasi dari ragam negara, definisi literasi dari ragam organisasi, literasi sebagai seperangkat keterampilan otonom, literasi informasi, makna literasi secara luas, interaksi antara akademisi & praktisi hingga berbagai hal lain yang menarik diulas dalam bidang literasi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi tanya jawab.
Hari ketiga merupakan puncak acara kegiatan Jogja Membaca Jilid 10 dengan mengambil tema "Menjaga Apa yang Perlu Dijaga" yang mengundang narasumber spesial, yakni Bagas Ali Prasetyo atau yang lebih akrab disapa dengan helobagas.
Siapa yang tak mengenal helobagas? Selain dikenal sebagai penulis buku Night Talks Before to Sleep, buku Arial dan Adara serta Kita dan Waktu, ia juga aktif berkarya di berbagai media, seperti membuat konten YouTube, Tik Tok serta Podcast dengan serial Kita dan Waktu.
Narasumber didampingi oleh moderator yang tak kalah keren, yakni Imam Ganendra yang merupakan Ketua Ikatan Duta Bahasa DIY 2020.
Pada webinar ini, Bagas menceritakan pengalamannya dalam berkarya sehingga memberikan motivasi kepada para audiens untuk berkarya. Setelah itu, dilanjutkan sesi tanya jawab, dengan ketentuan penanya terbaik mendapatkan doorprize Jogja Membaca Jilid 10. Dari webinar ini, selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari narasumber, peserta juga berkesempatan mendapatkan doorprize dan seluruh peserta mendapatkan e-sertifikat webinar Jogja Membaca Jilid 10.
Dengan persiapan yang cukup memakan waktu, acara dapat berjalan dengan lancar. Meskipun terdapat beberapa kendala, namun masih tetap bisa diatasi. Dari acara ini, ALUS Asosiasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan berharap, dapat menginspirasi daerah lain untuk mengadakan kegiatan yang serupa hingga nantinya melahirkan kegiatan Indonesia Membaca. Salam keluarga ALUS, Salam Literasi!
ALUS DIY, Berpikir kreatif, berjiwa besar! Jogja Membaca 10, Sukses!! (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebagai pusat jasa, pendidikan, dan pariwisata DIY, Kota Yogyakarta memiliki karakteristik kerentanan yang berbeda dibandingkan dengan daerah lain.
Polisi menemukan selisih data manifes KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di utara Sumenep. Lima orang meninggal dan lima masih hilang.
Bareskrim Polri mengungkap workshop pengolahan emas ilegal di perumahan Jakarta Utara yang hasilnya diduga diselundupkan ke Hong Kong.
BIGBANG resmi comeback lewat BiiiG setelah empat tahun. Grup ini juga menyiapkan tur dunia XX: Cosmos yang akan singgah di Jakarta
Mini Cooper listrik generasi baru berpotensi meninggalkan penggerak roda depan setelah hampir 70 tahun dan beralih ke roda belakang.
TKA SMA 2026 akan digelar 26 Oktober-8 November. Pelajari kisi-kisi 3 mapel wajib: Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Lengkap dengan kompetensi d