WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Pemilik rumah harus benar-benar waspada saat meninggalkan rumahnya untuk beberapa hari. Di Pakem, seorang pemilik rumah menjadi korban pencurian saat meninggalkan rumahnya 10 hari. Ia pun harus menelan kerugian mencapai Rp17,5 juta.
Kanit Reskrim Polsek pakem, AKP Hadi Purwanto, menjelaskan korban adalah Sri Sudaryanto, pemilik rumah di Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem. “Sementara dua tersangka telah diamankan yakni S, laki-laki 53 tahun warga Kelurahan Umbulharjo, Cangkringan dan G, laki-laki 50 tahun warga Kalurahan Sariharjo, Ngaglik,” ujarnya, Selasa (10/8/2021).
Kejadian bermula ketika korban meninggalkan rumahnya pada 30 Juni lalu untuk bekerja selama beberapa hari. Saat itu ia meninggalkan rumahnya dalam kondisi pintu depan tergembok. Ia juga meninggalkan handphone dan sejumlah uang lemari dalam rumahnya.
Kemudian pada 10 Juli, ketika korban pulang dari bekerja, ia mendapati gembok di pintu depan rumahnya telah dirusak. Setelah masuk dan mengecek kondisi di dalam rumah, ia dikejutkan dengan kondisi kamar yang berantakan, dengan handphone dan uang di dalam lemari sudah raib. Dua tabung gas LPG pun tak luput diambil oleh kedua pelaku.
Baca juga: PPKM Level 4 Jawa-Bali Diperpanjang, Mau Naik Kereta? Siapkan Dokumen Ini..
Ia pun melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Pakem. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap tersangka pada Jumat (23/7/2021) lalu. “S kami tangkap di daerah Kalurahan Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan. Dari penangkapan S kami mendapatkan barang bukti berupa dua buah handphone dan dua buah tabung gas LPG 3 Kg,” katanya.
Berdasarkan keterangan S, polisi pun kemudian menangkap G di kandang sapi kelompok Padukuhan Tambakrejo, Kalurahan Sariharjo, Kapanewon Ngaglik. Sejumlah barang bukti yang turut diamankan diantaranya uang Rp6 juta hasil curian, dua buah besi dan satu unit motor Honda beat yang digunakan untuk melancarkan aksinya.
Dari kejadian ini, korban mengalami kerugian senilai total Rp17,5 juta. Akibat perbuatannya, kedua pelaku disangkakan melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 4 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan digitalisasi DIY harus memudahkan masyarakat dan memperkuat layanan publik yang inklusif.
KKO SMP Negeri 2 Temanggung membuka peluang bagi atlet muda untuk meraih prestasi olahraga tanpa mengabaikan pendidikan formal dan pembinaan karakter.
PLN kembali menghadirkan promo diskon tambah daya listrik 50 persen mulai 14-27 Juli 2026 melalui PLN Mobile. Simak syarat dan cara mendapatkannya.
Kekeringan meluas ke 15 desa di Cilacap. BPBD telah menyalurkan 390 ribu liter air bersih bagi lebih dari 14 ribu warga terdampak.
Hotman Paris Hutapea resmi ditunjuk menjadi kuasa hukum Febrie Adriansyah di tengah berlanjutnya proses hukum yang ditangani Kejaksaan Agung.