38 Jembatan di Gunungkidul Mulai Rusak, Perbaikan Dikebut
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Pemimpin Pondok Pesantren Al Hikmah, Harun Al Rasyid (pegang mic) saat melakukan soft launching pembangunan pondok pesantren ketiga di Dusun Nglorog, Kedungpoh, Nglipar, Minggu (8/8/2021). /Ist.
Harianjogja.com, NGLIPAR – Pondok Pesantren Al Hikmah di Kalurahan Karangmojo, Karangmojo berkomitmen untuk memperkuat pendidikan agama Islam di Bumi Handayani. Langkah ini diwujudkan dengan membuka pondok pesantren cabang ketiga di Dusun Nglorog, Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul, Minggu (8/8/2021).
Pemimpin Ponpes Al Hikmah, Harus Al Rasyid mengatakan, berterimakasih kepada dua warga yang mewakafkan tanahnya untuk pembangunan pondok pesantren Al Hikmah III di Nglorog. Dari bantuan ini, ada lahan seluas hampir satu hektare untuk area pondok.
BACA JUGA : PPKM Darurat, Ponpes di Gunungkidul Awali Tahun Ajaran
“Kami sangat berterima kasih atas dukungannya dan mohon bantuan agar pondok dapat berkembang baik,” kata Harun dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (10/8/2021).
Untuk pengembangan, ia mengakui konsep yang dikembangkan sedikit berbeda dengan program di pondok utama. Pasalnya, pengurus tidak langsung membangun lingkungan pondok karena di tahap awal dikembangkan program Tempat Pendidikan Alquran (TPA), khususnya bagi anak-anak sekitar.
“Untuk gedung belum jadi prioritas, karena jika fokus disana, maka tenaga dan pikiran akan tertuju ke sana karena biayanya besar. Jadi, langsung dimulai dengan pembelajaran TPA dan sudah ada sekitar 50 anak yang ikut belajar,” katanya.
Ditambahkannya, tujuan pendirian pondok di wilayah Kapanewon Nglipar untuk memperkuat pendidikan agama Islam di Gunungkidul. Meski demikian, program pendidikan formal tidak dikesampingkan karena para santri akan tetap mendapatkan, sama seperti siswa di sekolah umum lainnya.
“Akan ada kerja sama dengan sekolah-sekolah terdekat sesuai dengan jenjang pendidikan dari para santri. Jadi, paginya sekolah seperti biasa, sedangkan sore hingga malam dilakukan pembelajaran tentang agama,” katanya.
BACA JUGA : 6 Santri Ponpes Nurul Iman Bantul Positif Corona, 26 Santri
Tokoh Masyarakat di Dusun Nglorog, Radi mengapresiasi pembangunan pondok pesantren Al Hikmah III. Menurut dia, keberadaan pondok bisa memperkuat pendidikan agama Islam bagi anak-anak di lingkungan sekitar.
Meski demikian, ia berpesan agar pondok dikelola dengan baik. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran pasti ada kendala-kendala karena kemampuan yang dimiliki anak-anak tidak sama.
“Jadi harus dipahami karakter dari masing-masing anak tidak terbebani sehingga tetap mau belajar dan memperkuat pendidikan agama Islam,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat 38 jembatan mengalami kerusakan ringan hingga sedang dan menjalani perawatan berkala.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.