Nyalon Lurah Dlingo, Basuki Fokus Ekonomi dan Pangan Warga
Basuki Rakhmat nyalon Lurah Dlingo pada pemilihan lurah 2026. Ia membawa pengalaman pertanian dan ekonomi untuk kesejahteraan warga.
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi pembicara dalam online Zoom Meetings dan Live Youtube di akun IPIEF Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (25/8/2021). Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Pandemi sangat memukul perekonomian dunia, termasuk di Indonesia. Di sektor ekonomi kreatif dan pariwisata, kerugian akibat pandemi ini mencapai Rp11.000 triliun. Meski demikian, pandemi tak harus menjadi penghalang, dan justru menjadi tantangan bersama untuk beradaptasi. Protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 menjadi satu aspek wajib yang harus diterapkan, dan hal itu sekaligus menjadi salah satu cara untuk mendongkrak ekonomi kreatif supaya lebih baik.
Penegasan itu disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno saat menjadi pembicara dalam online Zoom Meetings dan Live Youtube di akun International Program for Islamic Economics and Finance (IPIEF) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (25/8/2021). Acara International Conference on Islamic Economic and Financial Inclusion ke-5 (ICIEFI) ini merupakan bagian dari acara International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) UMY dengan mengusung tema Optimizing the Challenges of Environtment, Resources, and Socioeconomics for Sustainable Innovation.
Dijelaskan Sandiaga, sektor ekonomi kreatif dan pariwisata Indonesia menduduki peringkat ketiga setelah Amerika Serikat dengan Hollywood dan Korea Selatan yang memiliki K-Pop. "Sebelum pandemi sktor ini menyumbangkan Rp11.000 triliun untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia, sekaligus menawarkan 20 juta pekerjaan berkualitas untuk generasi muda," katanya. Agar segera bangkit, Sandiaga mengajak pelaku ekonomi kreatif dan pariwisata untuk berjuang dan bangkit di masa pandemi ini.
Sandiaga melihat ekosistem ekonomi digital yang saling menguatkan menjadi krusial karena ekonomi digital di Indonesia bisa tumbuh di tengah pandemi dengan menjalankan tiga pilar yaitu inovasi, adaptasi dan kolaborasi. "Salah satu cara untuk mengatasi dan menyelesaikan masalah ini adalah bekerja sebagai satu kesatuan, memperkuat kolaborasi, inovasi, dan adaptasi. Kita harus melanjutkan kolaborasi bisa dari pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, media, dan masyarakat sehingga memperkuat ekonomi kreatif dan pariwisata bahkan pasca pandemi," kata Sandiaga.
Saat ini Menparekraf menginisiasi tiga aksi nyata untuk membuat ekosistem ekonomi digital Indonesia semakin baik, yaitu melaksanakan Gerak Cepat (Gercep), Gerak Bersama (Geber), dan Garap Semua Potensi Lapangan Kerja (Gaspol).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Basuki Rakhmat nyalon Lurah Dlingo pada pemilihan lurah 2026. Ia membawa pengalaman pertanian dan ekonomi untuk kesejahteraan warga.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.