Mengenal Flores Thrust, Sesar Pemicu Gempa M 7,7 di NTT
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Petugas jaga mengimbau dan meminta calon pengunjung putar balik pada saat akan masuk ke TPR Wediombo di Kalurahan Jepitu, Girisubo. Minggu (15/8/2021)./Ist-Dok. SAR Satlinmas Wilayah I DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY memastikan semua destinasi wisata di DIY belum buka karena PPKM Level 4 masih berlaku. Bahkan, apabila PPKM turun ke level 3, objek wisata kemungkinan belum buka.
Pemda DIY akan meminta kendaraan wisatawan untuk putar balik.
BACA JUGA: Selain Wajan Raksasa, Rantai Raksasa Juga Ditemukan di Bantul
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan sampai saat ini belum ada kebijakan untuk membuka destinasi wisata. Dia menduga seandainya level PPKM DIY turun sampai level 3 pekan depan pun, wisata masih tutup.
“Seperti di Jakarta, meski PPK sudah level 3, pariwisata juga belum hidup,” kata Baskara Aji.
Dia sudah meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY untuk mengawasi semua objek wisata.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY ini tidak menampik saat ini DIY sudah dikunjungi banyak wisatawan, terutama di kawasan pantai. Menurut dia, kondisi tersebut sangat riskan karena dikhawatirkan kasus Covid-19 DIY yang sudah melandai akan meningkat kembali.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, beberapa waktu lalu mengatakan sampai pekan ini belum mendapat informasi kapan destinasi wisata dibolehkan untuk buka. Namun dalam penantian pembukaan wisata ini, jawatannya melakukan persiapan agar ketika wisata buka benar-benar siap meski masih dalam kondisi pandemi. Protokol kesehatan harus ditegakkan, seperti memakai masker (bila perlu dobel), mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak.
BACA JUGA: Pekan Depan DIY Uji Coba PTM, Ini Syaratnya
Semua sumber daya manusia (SDM) atau pengelola destinasi wisata harus sudah tervaksin semua. Keluarga dan masyarakat sekitar destinasi wisata juga harus sudah menjalani vaksinasi. Dinas Pariwisata dengan berbagai pihak meggencarkan vaksinasi wisata yang dalam sehari bisa mencapai 2.000-3.000 sasaran. Seperti yang saat ini sedang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) yang bekerja sama dengan tiket.com dengan sasaran 30.000 selama sepekan hingga 7 September mendatang.
Selain itu pihaknya terus berkoordinasi dan menyosialisasikan kemungkinan penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi wisatawan yang berkunjung ke destinasi sehingga pada saatnya nanti pengelola wisata sudah siap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Saat memutuskan untuk membatalkan pengajuan pinjaman, penting untuk memahami prosedur yang berlaku dan menggunakan kontak layanan resmi
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.
Yuki Tsunoda kembali tampil di F1 pada GP Belanda 2026 bersama Racing Bulls setelah Isack Hadjar absen akibat cedera pergelangan tangan.
KPK mengungkap dugaan suap ratusan juta rupiah untuk masuk Fakultas Kedokteran Unsoed. KPK juga mendalami dugaan praktik di fakultas lain.
Jalan Plono-Nglinggo Kulonprogo rusak parah dan jadi akses wisata. Pemkab mengajukan anggaran Inpres 2026 sebesar Rp54,95 miliar.