Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti saat diwawancarai wartawan.-Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, UMBULHARJO - Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mengaku tidak bisa melarang warga yang ingin berwisata ke daerahnya di masa penerapan PPKM ini. Hal ini sebagai konsekuensi karena predikat Kota wisata yang lekat dengan daerah itu. Hanya saja, ia meminta kepada petugas bidang penindakan untuk lebih proaktif mengawasi protokol kesehatan.
"PPKM masih tetap berlaku, semua orang masih tahu kalau Jawa-Bali masih ada PPKM level 4, tapi di satu sisi kehadiran wisatawan itu adalah keniscayaan yang tidak bisa kita tolak, kita tidak mengundang mereka tapi kan datang sendiri, tentu saya minta ke seluruh teman-teman dan Satgas Covid-19 bidang penegakan untuk terus berpatroli," kata Haryadi, Selasa (7/9/2021).
BACA JUGA : Pemkot Jogja Usulkan Museum untuk Uji Coba Destinasi Wisata
Dia menyebut, aturan yang diberlakukan secara nasional dan juga di wilayah Kota Jogja mengharuskan warga luar daerah untuk menerapkan protokol kesehatan dan membawa surat bebas Covid-19 serta kartu vaksin jika ingin bepergian. Untuk itu, ia meminta pengendalian di lapangan bisa lebih optimal.
"Sosialisasi soal mewajibkan penggunaan masker dan identitas vaksin itu yang nanti akan kita gencarkan. Tapi pengendalian juga tetap dilakukan kepada wisatawan, jangan sampai berkerumun, semisal seperti di Malioboro kemarin kan begitu pas akhir pekan. Harus lebih proaktif lah di bidang satgas penegakan dan pengawasan," katanya.
Dengan turunnya level PPKM di Kota Jogja menjadi level 3, Haryadi mengakui bahwa hal ini juga akan menimbulkan konsekuensi berupa kunjungan wisatawan atau hal lainnya. Untuk itu, ia meminta agar pengecekan kartu vaksin bisa lebih gencar dan mengarahkan warga untuk vaksin ke berbagai sentra yang telah disediakan.
BACA JUGA : Pemkot Jogja Bubarkan Bus Pariwisata di Akhir Pekan
"Ya mesti diakui kalau orang akan berkunjung ke Jogja, tapi itu kan konsekuensi dari Jogja sebagai kota wisata, jadi jangan kenal lelah, jangan menyalahkan orang yang datang, tapi bagaimana kita sebagai tuan rumah disini bertanggung jawab terhadap warga masyarakat kita sendiri. Kita kan bertanggung jawab terhadap warga kita, jangan sampai warga kami itu nanti tertular lagi, ada kenaikan kasus lagi dan sebagainya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Honda dikabarkan menyiapkan SUV Rp160 jutaan untuk India. Mesin Horse Powertrain dan produksi 2028 masih dalam tahap evaluasi.
Tu-95 Rusia jatuh saat penerbangan latihan di Amur. Enam awak tewas, satu lainnya terluka dan penyebab kecelakaan masih diselidiki.
Aldila/Christopher menang 6-1, 6-1 atas Nepal di Asian Games 2026. Rifqi Fitriadi juga melaju ke putaran ketiga.
FIFA menuduh UEFA melakukan pelecehan terhadap Gianni Infantino dan mencoba memengaruhi pemilihan presiden FIFA lewat sengketa FFE.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.