Pemkot Jogja Bubarkan Bus Pariwisata di Akhir Pekan

Objek wisata Tamansari, Jogja yang ditutup selama PPKM Darurat. Foto diambil, Minggu (18/7/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
06 September 2021 11:17 WIB Yosef Leon Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja membubarkan beberapa bus pariwisata selama akhir pekan di sekitar Malioboro. Beberapa bus bernomor polisi luar DIY terlihat parkir di sekitar Jalan Bhayangkara dan Taman Parkir Ngabean. Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengakui bahwa memang ada beberapa bus yang sempat masuk ke Kota Jogja.

“Tapi sudah kami bersihkan (bubarkan), kami halau dengan operasi gabungan dari Polisi Militer, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk menertibkan semua bus. Sehingga di Kota Jogja sudah kami upayakan untuk dibersihkan,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Minggu malam (5/9/2021).

Selama masa PPKM, semua destinasi wisata belum dibuka. Sehingga otomatis semua tempat parkir wisata dilarang menerima bus atau angkutan umum. Bagi pengelola wisata atau tempat parkir yang masih melanggar aturan, maka Pemkot Jogja akan menindak. Termasuk dalam hal mobilitas, apabila ada yang melanggar aturan PPKM, maka kepolisian akan menilang.

“Saya yakin kesadaran pengelola parkir dan destinasi wisata yang baik akan mempercepat proses pemulihan. Tetapi yang kurang menyadari, ya kami nanti akan tindak tegas,” kata Heroe. “Pak Gubernur sudah wanti-wanti agar proses menjaga turunnya kasus di DIY diimbangi kesadaran, sehingga tidak naik.”

BACA JUGA: HARIAN JOGJA HARI INI: Wisatawan Siasati Aturan

Atas masih adanya bus yang masuk ke Kota Jogja, Pemkot Jogja akan melakukan evaluasi. Pemkot Jogja mengimbau agar semua elemen masyarakat mendukung penanganan Covid-19 dan menaati peraturan. Jangan sampai kasus yang sudah turun kemudian naik kembali. “Kami tutupi potensi terjadinya kebocoran. Jangan sampai, kami nanti mengetatkan lagi, karena kasus Covid-19 meningkat, yang tentunya merugikan kita semuanya,” kata Heroe. “Kami harapkan pekan depan sudah semakin tertib dan mentaati ketentuan PPKM.”