KPK Periksa Nusron Wahid 5 Jam, Dalami Dugaan Setoran di Kementerian ATR BPN
KPK mendalami dugaan setoran rutin dan penerimaan uang oleh orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam pemeriksaan selama lima jam.
Ilustrasi/Antara-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA—Selama pandemi Covid-19, telah muncul berbagai varian virus Corona, salah satunya varian Mu atau B1621. Berdasarkan hasil laboratorium, varian terbaru ini tidak seganas varian sebelumnya, yakni varian Delta.
Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Gunadi, menuturkan varian Mu sebagai penyebab Covid-19 tidak lebih ganas dari varian Delta karena Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan varian Mu sebagai kategori Variant of Interest (VoI) atau yang perlu mendapat perhatian.
BACA JUGA: Tak Penuhi Syarat, Banyak Pengunjung Mal di Jogja Ditolak Masuk
Adapun varian Delta masuk kategori Variant of Concern (VoC) atau yang perlu diwaspadai. Meski varian Mu belum terdeteksi di Indonesia, menurutnya perlu diantisipasi pasalnya varian Mu diketahui menyebabkan penurunan kadar antibodi baik karena infeksi ataupun vaksinasi.
“Hasil riset awal menunjukkan varian Mu menyebabkan penurunan kadar antibodi netralisasi baik karena infeksi alamiah maupun vaksinasi, serupa dengan varian Beta. Namun diperlukan penelitian lebih lanjut,” ujarnya, Rabu (8/9/2021).
Sebelum varian Mu belum terdeteksi di Indonesia, pemerintah perlu memperketat pintu masuk ke Indonesia agar tidak sampai menyebar luas seperti varian Delta. Menurutnya, virus Corona terus bermutasi dengan memunculkan varian baru yang memiliki tingkat keganasan dan keparahan yang berbeda apabila terinfeksi.
Namun orang yang sudah pernah terpapar Covid-19 atau orang yang sudah mendapat vaksin dipastikan sudah memiliki kekebalan alami. “Kekebalan alami yang ditimbulkan oleh infeksi alamiah pasti ada, tapi seberapa besar bisa melindungi dari risiko terinfeksi varian lain diperlukan riset lebih lanjut,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kulonprogo Sudah Turun Level PPKM, Kapan Objek Wisata Dibuka?
Mengukur kekebalan alami yang sudah terinfeksi walau belum vaksin menurutnya sama halnya mengukur efektivitas vaksin terhadap suatu varian, dengan melakukan riset terlebih dahulu. Namun antisipasi tetap diperlukan dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan percepatan program vaksinasi.
Di samping itu, orang yang sudah divaksinasi akan mampu meminimalkan tingkat keparahan ketika terpapar Covid-19 dengan berbagai varian yang ada.
Meski vaksinasi terus dipacu, protokol kesehatan harus tetap dijaga. Masyarakat wajib memakai masker di tempat umum (bila perlu dobel masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan sebisa mungkin menghindari kerumunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mendalami dugaan setoran rutin dan penerimaan uang oleh orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dalam pemeriksaan selama lima jam.
Thierno Barry mencetak dua gol saat Everton menang 3-1 atas Coventry. Hasil ini membawa The Toffees naik ke posisi kelima Liga Inggris.
Venezia menang 2-1 atas Udinese di pekan ke-11 Serie A. Gol Kike Perez membawa I Lagunari keluar dari dasar klasemen.
Kevin Diks tampil pada babak kedua saat Borussia Monchengladbach kalah 1-3 dari Hamburg. Gladbach tetap di dasar klasemen Bundesliga.
Kourtney Kardashian membantah rumor berpisah dari Travis Barker. Ia menyebut kabar itu berasal dari video TikTok yang tidak benar.
Kimi Antonelli menjadi pembalap tercepat pada Jumat GP Sao Paulo 2026. Ia unggul 0,253 detik atas Lando Norris di FP2.