BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Presiden Joko Widodo menyaksikan seniman berkostum Gatot Kaca disuntik vaksin Covid-19 di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Bantul, Rabu (10/3/2021)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta DIY mempercepat vaksinasi dan membuka kegiatan masyarakat secara bertahap agar kasus Covid-19 yang sudah melandai di DIY tidak naik lagi. Hal tersebut disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan HB X setelah menerima arahan dari Jokowi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di Kepatihan, Jumat (10/9/2021).
Selain ke Kepatihan, Jokowi didampingi Sultan HB X dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga mengunjungi vaksinasi di Jogja Expo Center (JEC) dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bantul.
BACA JUGA: Tinjau Vaksinasi di DIY, Jokowi Ingatkan Vaksinasi dan Disiplin Prokes
“Beliau [Presiden Jokowi] juga punya data masalah Covid-19 di Jogja, juga punya data vaksinasi. Ya pokoknya semua masalah-masalah covid-19 beliau punya datanya. Ya mempercepat vaksinasi sama hati-hati untuk membuka secara bertahap jangan terus akhirnya dibuka nanti naik lagi,” kata Sultan.
Sultan mengatakan target vaksinasi di DIY 20.000 orang dalam sehari belum bisa terpenuhi. Vaksinasi di DIY rata-rata per hari masih sekitar 11.000-an. Sultan berharap Oktober nanti capaian vaksinasi sudah sampai 80%. Saat ini capaian vaksinasi bari mencapai 66,42% untuk dosis pertama. “Oktober dosis pertama sudah selesai, nanti tinggal kedua,” ujar Sultan.
Belum tercpainya target vasinasi sampai 80% membuat Sultan belum berani membuka secara serentak destinasi wisata dan pembelajaran tatap muka (PTM). Raja Kraton Kasultanan Ngayogyakarta ini ingin semua pelajar usia 12-18 tahun juga sudah tervaksin meskipun vaksin dosis pertama.
Sultan tidak ingin kasus Covid-19 di DIY yang sudah melandai kembali naik.
“Beliau [Presiden Jokowi] ndak ada target, hanya mempercepat vaksin, makanya kami harus meningkatkan jadi minimal 20.000 per hari, selama enggak seperti itu ya menyelesaikannya belum tentu di akhir tahun ini akan selesai kalau hanya 11 koma sekian,” ucap Sultan.
Sultan memastikan stok vaksin masih ada. Pihaknya siap mendistribusikan ke kabupaten dan kota yang menyelenggarakan vaksin.
Presiden Jokowi menegaskan vakinasi dan penerapan protokol kesehatan menjadi kunci utama dalam melindungi diri dari penyebaran Covid-19, “Cara terbaik adalah melindungi diri dengan vaksinasi dalan melaksanakan protokol kesehatan ketat,” kata Jokowi saat memantau vaksinasi di JEC, Banguntapan, Bantul.
BACA JUGA: Watu Lumbung Tak Layak Buka, DIY Usulkan Objek Wisata Lain
Vaksinasi di JEC menyasar 8.000 orang dengan suntikan vaksin AstraZeneca, yang terdiri dari penyandang disabilitas, abdi dalem, lansia, dan juga mitra Grab, serta masyarakat umum. Jokowi berharap vaksinasi bisa memberikan perlindungan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
“Kami harapkan bisa memberikan perlindungan, bisa memberikan proteksi yang maksimal pada masyarakat sehingga kita semua bisa aktivitas seperti biasa. Perluasan vaksinasi ini sangat perlu, diperlukan dan kita melihat semakin banyak yang sudah divaksinasi di seluruh Indonesia, sehingga diharapkan sampai akhir tahun nanti lebih dari 70 % yang divaksinasi,” kata Jokowi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Pasangan muda di Mlati makin mempertimbangkan pendidikan, karier dan ekonomi sebelum menikah. Usia pendaftar terbanyak sekitar 25 tahun.
Sebanyak 25 daerah di Jatim mengajukan bantuan air bersih akibat kekeringan. Khofifah menyiapkan OMC, pipanisasi dan sumur bor.
Haul Solo ke-115 di Masjid Riyadh, Solo, berlangsung lancar. Panitia menyebut jemaah mencapai seratusan ribu orang.
Panjat tebing Indonesia gagal menambah medali dari nomor lead putra dan putri di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Eskalator Stasiun Duri mengalami gangguan dan bergerak mundur. Sebanyak 12 penumpang luka ringan dan mendapat penanganan medis.