Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-- Satlantas Polresta Jogja bakal menerapkan aturan ganjil genap bagi pengendara untuk mengendalikan mobilitas warga dan wisatawan seiring dengan uji coba pembukaan destinasi wisata di masa PPKM level 3. Akhir pekan ini kebijakan ganjil genap bagi wisatawan akan diterapkan sesuai dengan ketentuan tanggal yang berlaku.
"Teknisnya kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari Ditlantas Polda DIY. Namun kurang lebih nanti penerapannya sama dengan pola penyekatan saat PPKM kemarin. Di tanggal genap kendaraan yang masuk hanya plat genap dan berlaku sebaliknya," kata Kasatlantas Polresta Jogja, Kompol Chandra Lulus Widiantoro, Jumat (17/9/2021).
Chandra menyebut, dari tiga destinasi wisata uji coba yang dilakukan pemerintah di DIY satu terdapat di Kota Jogja yakni kebun binatang Gembira Loka (GL Zoo). Penerapan aturan ganjil genap ini juga sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 42/2021 Tentang PPKM Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali.
"Sifatnya hampir sama dengan penyekatan. Untuk titik penerapan ganjil genap sesuai rakor eksternal kemarin ditetapkan di GL Zoo," ujarnya.
BACA JUGA: Bukan Makan Berlebihan, Rupanya Ini Penyebab Obesitas
Manajer Pemasaran GL Zoo, Yosi Hermawan mengatakan, aturan ganjil genap bagi wisatawan bakal diterapkan pada Sabtu dan Minggu akhir pekan ini. Pihaknya mengikuti aturan penerapan ganjil genap tersebut karena memang sesuai dengan aturan uji coba wisata di masa pandemi.
"Hasil rapat kemarin intinya pemberlakuan akan diterapkan pada Sabtu dan Minggu. Pemberlakuan ganjil genap untuk lalu lintas di sekitar obwis. Tapi ya bagaimana, apakah tetap akan di sekat ganjil genap, sedangkan kunjungan di GL Zoo juga tidak banyak, masih di bawah 50 an," kata Yosi.
Sementara, Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menjelaskan bahwa, pemberlakuan aturan ganjil genap akan cukup sulit dilakukan di Kota Jogja. Sebab, ada 16 pintu masuk yang ada di wilayah itu. Di sisi lain, pemberlakuan ganjil genap disebut Heroe juga bakal membingungkan warga lokal.
"Kota Jogja kan wilayah yang terbuka, lebih dari 16 pintu untuk masuk ke Jogja. Kesulitannya bukan pada destinasi wisata, tapi itu hampir semua orang datang ke Jogja, makanya kita akan memisahkan antara mereka yang wisata dan tidak wisata itu susah," ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.