Muhammadiyah Buka Toko Oleh-Oleh Jogja, Bidik Wisatawan Persyarikatan
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Peluncuran Beasiswa Dato' Low Tuck Kwong - Purnomo Yusgiantoro Center untuk mahasiswa UGM, Sabtu (18/9/2021). /Youtube UGM.
Harianjogja.com, SLEMAN--Sebanyak 311 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mendapatkan beasiswa dalam sejumlah kategori dari Dato’ Low Tuck Kwong-Purnomo Yusgiantoro Center. Beasiswa tersebut diserahkan secara daring pada Sabtu (18/9/2021) pagi. Melalui beasiswa tersebut harapannya mahasiswa bisa terus meningkatkan prestasi mereka.
Rektor UGM Profesor Panut Mulyono menjelaskan jumlah penerima beasiswa Dato’ Low Tuck Kwong-Purnomo Yusgiantoro Center sebanyak 311 mahasiswa dengan total Rp2,5 miliar. Terdiri atas kategori beasiswa prestasi akademik berasal dari keluarga prasejahtera sebanyak 180 mahasiswa dengan total dana Rp1,51 miliar. Adapun setiap mahasiswa ini akan mendapatkan nilai dengan nominal Rp8.,4 juta pertahun. Kemudian kategori non akademik atau mahasiswa aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) universitas sebanyak 73 mahasiswa dengan total dana Rp540 juta dan setiap mahasiswa akan mendapatkan Rp8 juta per tahun.
BACA JUGA : Ratusan Pelajar & Mahasiswa di DIY Terima Beasiswa
“Untuk kategori beasiswa non-akademiki atau penelusuran bibit unggul olah raga dan seni sebanyak 38 mahasiswa dengan nominal Rp8 juta sehingga total 304 juta dan kategori beasiswa tugas akhir sebnyak 20 mahasiswa dengan nominal Rp5 juta per tahun,” kata Panut Peluncuran Beasiswa Dato\' Low Tuck Kwong - Purnomo Yusgiantoro Center, Sabtu (18/9/2021).
Panut berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan waktu studinya di UGM dengan baik. Melalui berbagai program perkuliahan, sehingga ke depan menjadi calon pemimpin yang memberikan kontribusi terhadap bangsa dan negara.
“Beasiswa ini memang seluruhnya tidak cukup untuk menempuh studinya tetapi paling tidak bisa memberikan banyak hal yang bisa dibiayai. Harapannya mahasiswa penerima bisa lebih nyaman dalam menuntut ilmu sehingga dapat meraih prestasi,”
Chair Person Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) Fila Citra Yusgiantoro mengatakan PYC bekerja sama dengan Dato Low Tuck Kwong dalam memanfaatkan donasi dana lestari untuk mahasiswa UGM.
BACA JUGA : Anak Yatim Akibat Covid Akan Diberi Beasiswa hingga
Ia percaya bahwa Indonesia akan menyongsong bonus demografi pada 2030 mendatang, penduduk produktif akan lebih dominan. Maka dibutuhkan banyak SDM yang berkualitas untuk berinovasi menjawab tantangan, sehingga akses pendidikan yang baik sangat dibutuhkan untuk generasi muda. Ia yakin para mahasiswa UGM penerima beasiswa ini ke depan akan memegang peranan penting untuk kemajuan bangsa Indonesia.
“Harapannya dana abadi ini dapat mendukung pendidikan untuk generasi muda khususnya mahasiswa UGM. Semoga beasiswa ini menjadi motivasi untuk meraih prestasi di UGM, apalagi UGM sebagai kampus terbaik, banyak filantropi seperti Bapak Dato yang memberikan beasiswa,” katanya.
Penyerahan beasiswa pun dilakukan secara daring kepada perwakilan empat kategori. Dalam peluncuran beasiswa tersebut diisi dengan kuliah umum bertajuk Kepemimpinan Umum; Kampus Merdeka dan Industri oleh Profesor Purnomo Yusgiantoro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suara Muhammadiyah membuka Toko Oleh-Oleh 1915 di Jogja untuk memasarkan produk UMKM warga persyarikatan dan masyarakat lokal.
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian