Ratusan Pelajar & Mahasiswa di DIY Terima Beasiswa dari BP Jamsostek

Penyerahan beasiswa pendidikan oleh BP Jamsostek kepada perwakilan pelajar dan mahasiswa di DIY, Rabu (21/4/2021). - Ist.
22 April 2021 20:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 216 pelajar dan mahasiswa di DIY mendapatkan beasiswa Pendidikan dari BP Jamsostek. Serah terima beasiswa itu dilakukan di Ruang Rapat Sekda DIY, Kompleks Kepatihan, Rabu (21/4/2021) bersamaan dengan secara daring yang digelar oleh Pemerintah Pusat.

Kepala Kantor BP Jamsostek DIY Asri Basir menjelaskan beasiswa pendidikan ini diberikan jika peserta mengalami salah satu dari tiga kondisi. Mulai dari cacat total tetap akibat kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja, peserta meninggal akibat kecelakaan kerja dan peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja namun telah menjadi peserta selama tiga tahun. Syarat penerima beasiswa adalah usia sekolah atau belum sampai 23 tahun.

"Beasiswa ini diberikan kepada maksimal dua orang anak dari peserta dengan rincian beasiswa yang diterima adalah untuk TK dan SD sebesar Rp1,5 juta per tahun, untuk SMP Rp2 juta per tahun, SMA sebesar Rp3 juta per tahun dan untuk perguruan tinggi Rp12 juta per tahun," ujarnya, Kamis (22/4/2021).

Baca juga: Vaksinasi Guru di Sleman Kelar, Sekolah Tatap Muka Tinggal Selangkah Lagi

Asri menambahkan untuk DIY beasiswa yang diberikan sesuai dengan klaim 2020 untuk 216 anak dari pelajar dan mahasiswa. Adapun nilai totalnya Rp913 juta. "Yang diberikan saat ini adalah klaim 2020," katanya.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengapresiasi adanya program beasiswa pendidikan yang digulirkan oleh BP Jamsostek. Melalui beasiswa tersebut diharapkan membantu para penerima untuk terus bisa melanjutkan pendidikannya. Soal pendataan siswa, ia menyerahkan sepenuhnya kepada BP Jamsostek sesuai kriteria.

“Kami sangat mengapresiasi di berikannya beasiswa pendidikan ini. Karena dapat membantu pagi siswa penerima untuk melanjutkan pendidikan. Kalau soal penerimanya itu pihak BPJS Ketenagakerjaan yang melakukan pendataan sesuai kriteria yang telah ditentukan,” katanya.

Baca juga: Ini Alasan Pemerintah Percepat Larangan Mudik

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menilai beasiswa tersebut sangat membantu program pemerintah dalam memberikan dukungan beasiswa kepada siswa. Pemda DIY sendiri melalui Disdikpora sebenarnya telah memiliki sejumlah program beasiswa untuk meringankan pelajar terutama SMA/SMK.

Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah mengatakan kehadiran Permenaker No,5/2021 sebagai pemutakhiran empat Permen sebelumnya ini sangat dinantikan kehadirannya. program itu sebagai bentuk negara hadir untuk memastikan anak yang kurang beruntung, namun tetap mendapatkan pendidikan. "Permen ini mengatur tentang jaminan sosial ketenagakerjaan," katanya.

Dirut BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan proyeksi total penerima manfaat beasiswa secara nasional mencapai 10.451 anak, dengan total nilai yang dikucurkan sebesar Rp115,64 miliar. Selain itu beasiswa naik 1.350%, dari sebelumnya sebesar Rp12 juta untuk satu anak, menjadi maksimal Rp174 juta untuk dua orang anak.

"Kami berharap dengan adanya beasiswa ini dapat mendukung mereka dalam menjalani proses belajar di sekolah dan perguruan tinggi,” katanya.