Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Ilustrasi/JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JOGJA—Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan izin penetapan lokasi (IPL) Tol Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulonprogo masih dalam proses penerbitan.
Pemda masih menunggu draf pengajuan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) dari pengelola jalan tol sebelum menerbitkan IPL.
BACA JUGA: Baru Dua Objek Wisata di Kulonprogo Kantongi Sertifikat CHSE
“Tergantung penyelenggara jalan tol dan kami. Tapi kami menunggu diajukan,” kata Baskara Aji, di Kompleks Kepatihan, Kamis (23/9).
Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dian Hardiyansyah, mengatakan IPL belum diajukan karena masih menunggu pengesahan desain jalan tol atau ROW. Sebab, ROW sempat berubah di sisi kanan dan kiri jalan sehingga otomatis mengubah dokumen IPL.
“Sampai saat ini masih menunggu pengesahan desain jalan tol [ROW] seksi 3, kabarnya pekan ini disahkan. Jika memang benar pekan ini, akan ditindaklanjuti untuk pengajuan DPPT-nya ke Provinsi DIY,” ujar Dian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.
Diduga dijaminkan tanpa izin ahli waris, sertifikat tanah warga Karangsari menjadi sengketa hingga Lurah dan dua Direktur BUMDes digugat ke PN Wates.
Nadiem Makarim menjalani sidang putusan banding kasus Chromebook hari ini. Ia sebelumnya divonis 10 tahun penjara dan uang pengganti Rp809,59 miliar.
FORTANI '26 terbentuk di Sleman dan menyerukan enam tuntutan agraria, dari legalisasi lahan petani hingga perlindungan pangan.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.