SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Penyuntikan vaksinasi Covid-19 bagi karyawan Maesindo Indonesia di UPN Veteran Yogyakarta, yang digelar pada pekan ini. /Ist
Harianjogja.com, JOGJA– Pencapaian vaksinasi Covid-19 di DIY diklaim menduduki rangking keempat se-Indonesia. Hingga 21 September lalu total capaian vaksinasi di DIY untuk dosis pertama mencapai 2.175.466 jiwa (75,54%) dari target 2.879.999 orang.
Ketua Percepatan Vaksinasi Covid-19 DIY Sumadi mengatakan Pemda DIY menargetkan sebanyak 80% warga DIY sudah menerima vaksinasi Covid-19 pada Oktober mendatang. Saat ini, total capaian vaksinasi di DIY untuk dosis pertama mencapai 2.175.466 jiwa (75,54%) dan dosis kedua mencapai 1.039.706 atau 36,10%.
"Meskipun capaian vaksinasi di DIY rangking 4 se-Indonesia namun target 80 persen vaksinasi pada Oktober tetap harus tercapai sehingga kekebalan herd immunity nanti sudah cukup baik untuk membuka sektor-sektor pendidikan dan perekonomian lainnya," katanya saat menggelar webbinar, beberapa hari lalu.
Baca juga: Soal 41 Klaster Sekolah di DIY, Begini Klarifikasi Disdikpora
Untuk membantu pencapaian target vaksinasi 80% di wilayah DIY, pelaku industri terus menggelar kegiatan vaksinasi. Salah satunya digelar oleh Maesindo Indonesia. Kegiatan vaksinasi bagi karyawan itu digelar bekerjasama dengan KADIN dan Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY.
Penanggung Jawab Kegiatan Vaksinasi Karyawan PT Maesindo Indonesia Yan Setyadarma mengatakan vaksinasi Covid-19 yang digelar Maesindo merupakan salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan untuk melindungi dan memfasilitasi karyawan. "Khusunya fasilitas dalam bidang kesehatan sekaligus sebagai bentuk pencapaian bahwa karyawan PT Maesindo Indonesia 100% sudah divaksin," katanya.
Kegiatan vaksinasi, periode pertama pada Agustus 2021 lalu diikuti sekitar 800 operator sementara periode kedua ditujukan bagi 250 staff perusahaan pada September ini di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. "Vaksinasi ini bertujuan untuk mencapai target vaksin sesuai dengan instruksi pemerintah khusunya lingkup pemerintah daerah dan tercapainya karyawan yang 100% sudah divaksin," tutur Yan.
Baca juga: Masuk Musim Hujan, Waspadai Rekahan Tanah di Perbukitan Prambanan
Tujuan tersebut, katanya, selaras dengan salah satu kontribusi Maesindo dalam mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 secara nasional demi mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran covid-19.
Bukan hanya kegiatan vaksinasi, katanya, perusahaan juga terus mendukung berbagai program dari pemerintah dalam menanggulangi wabah pandemi covid-19. "Kami tetap penerapan protokol kesehatan yang ketat di perusahaan seperti cek suhu sebelum memasuki area perusahaan serta wajib melakukan pergantian masker setiap 4 jam sekali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Bau toilet yang membandel bisa dipicu bakteri hingga kebocoran kloset. Simak 7 cara menghilangkan bau toilet secara efektif di rumah.
Ukuran sepatu yang sama belum tentu terasa pas. Simak faktor yang membuat ukuran sepatu berbeda meski angka pada label serupa.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.