Wayang Kulit Semalam Suntuk, Ada Pesan Damai dan Kepedulian untuk NTT
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dian Hardiyansyah mengatakan trase jalan tol segmen III dari Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA) masih dibahas dan ada kemungkinan kembali ke desain awal sehingga Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) sebagai syarat penerbitan Izin Penetapan Lokasi (IPL) belum diajukan ke Pemda DIY.
Pembahasan untuk kembali ke desain awal tersebut dilakukan dalam pertemuan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR bersama Pemda DIY, pada pekan lalu. Pemda DIY, kata dia, memberikan waktu kepada Bina Marga untuk mengkaji kembali dampaknya.
“Setelah selesai kajiannya akan segera disahkan. Semoga segera di awal Oktober disahkan desainnya lalu DPPT bisa diajukan ke Pemprov DIY,” kata Dian, melalui pesan singkat aplikasi Whatsapp, Senin (27/9/2021). Namun Dian enggan menjelaskan terkait desain awal terase segmen III tersebut.
BACA JUGA: Covid-19 DIY Bertambah 60 Kasus, Kulonprogo Nihil Kasus Meninggal
Yang pasti, Dian melanjutkan DPPT seksi III dari Sleman Junction-YIA akan diajukan ke Pemda DIY setelah pengesahan desan ROW atau desain jalan tol terlebih dahulu, “Balik lagi ke desain awal, hanya kajiannya saja yang lebih detail,” ucap Dian.
Saat ditanya desain awal seperti apa, Dian hanya menjawab melintasi Ring Road Barat, “Melewati Ring Road Barat,” kata dia. Pihaknya akan kembali memberi penjelasan setelah desain atau kajian ROW selesai.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji juga enggan menjelaskan lebih rinci terkait proses perubahan desain terase tol Jogja-YIA segmen III sebelum ada pengajuan dokumen IPL. Dia mengatakan proses IPL sampai saat ini masih di pengelola jalan tol.
“Masih progres tapi sampai sekarang pihak pengelola jalan tol belum ada IPL tol Jogja ke barat. Ya itu kepentingan bersama kita persilakan saja kalau sudah mateng ajukan ke Pemda lalu Pemda akan proses IPL,” kata Baskara Aji.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
InJourney Destination Management menggelar wayang kulit semalam suntuk di Sleman dengan lakon Wahyu Katentreman. Pagelaran gratis dan libatkan UMKM lokal.
BRIN mengimbau masyarakat dan nelayan tidak mengonsumsi ikan mati mendadak usai erupsi Anak Krakatau sebelum penyebabnya dipastikan.
BMKG menyebut arah angin berubah ke barat, barat laut, dan barat daya sehingga sebaran abu Anak Krakatau mulai berkurang.
WNA terdampak pembatalan penerbangan akibat erupsi Anak Krakatau mendapat ITKT tanpa biaya overstay dari Imigrasi.
5 siswa di Turi sempat pusing, mual dan muntah usai menyantap MBG. Seluruh siswa sudah pulang, sementara sampel makanan diperiksa laboratorium.
KSPI mengusulkan kenaikan UMP 2027 sebesar 7,5%-8,5% berdasarkan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan indeks tertentu 0,9.