UGM Minta Rencana Kuliah Gratis Diprioritaskan untuk Warga Kurang Mampu
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Objek wisata Watu Goyang, Mangunan, Dlingo, Selasa (5/3/2019). Kawasan inilah yang akan dibangun reatoran desa tahun ini dengan anggaran mencapai Rp800 juta./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL - Untuk memberi ruang putar balik bagi wisatawan yang belum menaati aturan ganjil genap, posko penyekatan di Dlingo digeser. Di lokasi yang baru, ruang putar balik dinilai lebih representatif bagi para wisatawan.
Kepala Seksi Obyek Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Alexander Joko Wintolo menyampaikan pemindahan posko penyekatan ganjil genap telah dilakukan sejak pekan lalu. Bila sebelumnya posko berada di dekat Hutan Pinus Sari, kini posko bergeser ke bawah di dekat Kantor Kalurahan Mangunan.
"Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, kemarin kan posnya di depan Hutan Pinus Sari. Kemarin ada arahan dari Polres digeser ke bawah. Jadi sebelah timur Kantor Kalurahan Mangunan," terangnya pada Jumat (1/10/2021).
Menurut Joko, letak posko saat ini di dekat pertigaan Kantor Kalurahan Mangunan lebih representatif untuk putar balik. "Jadi di sana dekat pertigaan, nanti kalau ada kendaraan yang tidak sesuai dengan harinya bisa putar balik di situ," ujarnya.
Baca juga: Izin Lokasi Jalan Tol Jogja-YIA hingga Kini Belum Terbit, Ini Jawaban Pemda DIY
Ditambahkan Joko, posisi jalan memudahkan putar balik serta tidak merepotkan bagi wisatawan yang tidak memenuhi kriteria ganjil genap. "Bisa putar balik di situ, jadinya tidak merepotkan," tandasnya.
"Kemarin sempat ramai juga, itu pas hari Minggu, mulai Sabtu sore Itu sudah ramai. Lalu untuk ketentuan itu informasi dari Polres itu dikecualikan untuk kendaraan yang plat kuning. Seperti bus-bus itu boleh masuk tidak sesuai dengan ganjil genap seperti itu," jelasnya.
Dari segi jumlah, Joko menyebutkan bila jumlah pelanggar berangsur-angsur berkurang. "Sudah berkurang, karena mungkin sudah banyak masyarakat yang tahu," tandasnya.
Sebelumnya Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah menjelaskan bila penerapan kebijakan ganjil genap ini sesuai dengan Instruksi Bupati Bantul No.28/Istr/2021 tentang pemberlakuan pembatasan masyarakat Level III di Bantul. Secara mendetail pengaturan ganjil genap akan diberlakukan selama pelaksanaan uji coba pembukaan obyek wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Harga pakan ayam petelur melonjak hingga Rp8.155 per kg, membuat HPP telur Rp26.911, sementara harga jual hanya Rp19.000-Rp21.000.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta seluruh sekolah meningkatkan pengawasan siswa untuk mencegah perundungan dan mewujudkan zero bullying.
DPRD Kota Jogja mendorong pariwisata diperluas ke wilayah selatan melalui penguatan kampung wisata berbasis budaya dan ekonomi warga.
Distribusi MBG sistem prasmanan membuat istirahat kedua siswa SDN Soprayan dipangkas dari 30 menit menjadi sekitar 10 menit.
WJNC 2026 berlangsung di Malioboro hingga Titik Nol Jogja. Wisatawan memadati sepanjang rute untuk menyaksikan parade budaya.