Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Ilustrasi pemangkasan pohon perindang./Harian Jogja
Harianjogja– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja mengintensifkan pemangkasan pohon-pohon perindang yang rimbun. Hal ini dalam rangka antisipasi masuknya musim penghujan. Pemangkasan dilakukan terbatas dengan mengurangi dahan dan daun. Selain untuk faktor keindahan, pemangkasan ini untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang saat hujan deras.
Menurut Kepala DLH Kota Jogja, Sugeng Darmanto, pemangkasan seperti ini rutin dilakukan. Tujuannya untuk pengurangan tingkat kerimbunan pohon-pohon terutama pada pohon perindang di jalan-jalan protokol Kota Jogja. Beberapa di antaranya berada di kawasan Kotabaru, Jalan Kusbini, dan Jalan Kolonel Sugiono.
“Teman-teman di lapangan sudah mencermati karena pengawasan ini pekerjaan rutin. Kami tiap hari keliling pemantauan. Kalau ada yang kira-kira rawan langsung dieksekusi. Jika ada yang kira- kira mengganggu, misal dahannya menutup lampu lalu lintas kami kurangi,” kata Sugeng, Jumat (1/10/2021).
Rata-rata dalam sehari, Seksi Perindang DLH Kota Jogja menerjunkan dua unit alat pemangkas pohon. Apabila pohon berukuran besar, truk crane juga akan diterjunkan. Selain itu, DLH Kota Jogja mengontrak pihak ketiga untuk melakukan pemangkasan pohon perindang untuk mengurangi kerimbunan, termasuk pohon-pohon perindang yang mendekati kabel-kabel listrik.
Baca juga: Update 1 Oktober: Terus Turun, Kasus Covid-19 DIY Bertambah 64 Kasus
“Kami tidak bisa menduga kadang pohon besar akar kuat tapi begitu ada turbulensi angin bisa tumbang. Tapi yang penting kami coba melakukan pencermatan dan pengawasan setiap hari,” kata Sugeng.
DLH Kota Jogja menerima informasi dari masyarakat terkait pohon- pohon perindang di jalan protokol yang mengganggu. Laporan warga bisa melalui Jogja Smart Service. Ada tim reaksi cepat yang bisa mengeksekusi pohon-pohon rawan tumbang yang perlu dipangkas.
Saat terjadi hujan deras, petugas DLH Kota Jogja memantau di lapangan dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja. Apabila terjadi kegawatdaruratan pohon- pohon tumbang, petugas BPBD, relawan dan warga akan melakukan evakuasi. Setelah itu, DLH Kota Jogja akan menangani potongan-potongan pohon.
“Kami imbau warga yang memiliki pohon-pohon besar di area halaman rumah segera mewaspadai dengan mengecek apakah kondisinya masih kuat saat nanti musim hujan. Bisa dikurangi dengan memangkas dahan dan daun- daun rimbun yang dirasa membahayakan,” kata Sugeng.
Selain itu, Sugeng juga mengingatkan pelaku usaha di tepi jalan, apabila hendak memangkas pohon yang dianggap mengganggu, harus melaporkan ke DLH Kota Jogja. Apabila dipangkas total harus ada penggantian pohon yang ditanam. Pemangkasan juga perlu didampingi petugas DLH Kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.