Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Naintina Lisnawati, seorang fasilitator Kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader dan SDM Pengelola Posyandu bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Universitas Diponegoro (Undip), Selasa (12/10/2021)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Peran strategis kader pos pelayanan terpadu (Posyandu) dalam pembangunan kesehatan tidak boleh dipandang sebelah mata. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas, keterampilan dan kemampuan kader.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Cahya Purnama mengatakan meski terjadi pandemi Covid-19, pelayanan di posyandu tetap berjalan. Dinkes juga terus merevitalisasi posyandu di Sleman. "Kader kami berdayakan untuk ikut menanggulangi pandemi Covid-19 dengan cara mengedukasi anak menggunakan masker yang baik dan sebagainya," kata Cahya saat kegiatan Orientasi Peningkatan Kapasitas Kader dan SDM Pengelola Posyandu bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Universitas Diponegoro (Undip), Selasa (12/10/2021).
Di awal pandemi, pelayanan kesehatan anal balita di posyandu sempat terhenti. Untuk saat ini semua pelayanan berjalan sesuai dengan protokol kesehatan, mulai dari pemantauan pertumbuhan, perkembangan, pemberian kapsul vitamin A hingga pemberian makanan tambahan (PMT).
Ketua Kerja Sama PKS Kemenkes-FKM Undip, Sri Achadi Nugraheni mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan kader posyandu di Sleman, sekaligus membantu para kader menyelesaikan kegiatan yang tertunda akibat pandemi. "Pelatihan dilakukan untuk lebih meningkatkan kapasitas kader, misalnya saat pengukuran diameter kepala yang salah diperbaiki lagi," katanya.
Selama ini banyak kegiatan posyandu yang tidak aktif karena pandemi. Saat kasus Covid-19 mulai menurun, maka ia mengajak para kader untuk mengaktifkan kembali kegiatan posyandu. Selain di Sleman, kegiatan yang sama juga digelar di 18 kabupaten/kota baik di DIY maupun Jawa Tengah.
Dia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dari kader maupun SDM pengelola posyandu. Program selanjutnya untuk masing-masing kader yakni membentuk posyandu satelit sebagai ruang informasi dan edukasi masyarakat. Ditargetkan ada 50 posyandu satelit di 10 kecamatan di Sleman. "Posyandu satelit ini akan dibangun di 10 kecamatan. Nanti pengelolanya masyarakat dan kader hanya menginisiasi dan mendampingi. Kami akan membantu sarana dan prasarana agar masyarakat bisa lebih termotivasi dengan tugas-tugas dari posyandu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.