Misi Bangkit PSS Sleman, Pieter Huistra Incar Tiga Poin di Maguwoharjo
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
QR code terpasang di TPR Parangtritis, Jumat (7/5/2021)./Harian Jogja-Jumali\r\n
Harianjogja.com, BANTUL- Dibukanya kembali destinasi wisata membuat potensi capaian PAD Bantul 2021 dapat kembali bertambah. Komisi B DPRD Bantul berharap di sisa waktu yang ada pemasukan pendapatan dapat memenuhi target PAD yang ada.
Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis pada Jumat (22/10/2021) menuturkan setelah beberapa bulan berhenti, PAD dari sektor pariwisata kini bisa mulai dioptimalkan kembali. Mulanya target PAD sektor pariwisata dipatok Rp24 miliar jumlah tersebut lalu mengalami penurunan.
"Kemarin itu targetnya dari pariwisata awalnya kurang lebih Rp24 miliar. Tetapi setelah ada penutupan itu diturunkan menjadi Rp14 miliar," terangnya.
Sebelum wisata ditutup, Wildan menyebut bila capaian PAD telah mencapai sekitar Rp8 miliar. "Berarti untuk mengejar Rp14 miliar itu masih kurang Rp6 miliar dalam waktu kurang lebih dua bulan ini. Ya semoga saja bisa tercapai," tambahnya.
Menurut Wildan guna pengoptimalan pariwisata, pelaku wisata maupun dinas dapat melakukan promosi wisata ke destinasi-destinasi komunitas atau Community Based Tourism (CBT) seperti desa wisata yang banyak di Bantul. Cara ini juga dinilai bisa memecah konsentrasi wisatawan sehingga tidak membeludak di satu destinasi.
BACA JUGA: Kabur dari Kejaran Awak Media, Rachel Vennya Dipeluk Sang Kekasih
Bika wisatawan tersebar, PAD tetap bisa dioptimalkan namun prokes sebagai landasan utama tetap bisa dijalankan. "Di Bantul ini kan sudah mulai banyak menjamur tempat-tempat wisata baru. Supaya para wisatawan tidak terfokus hanya pada satu dua titik, silahkan berwisata ke tempat-tempat yang baru itu," ujarnya.
"Misalkan datang ke lokasi tertentu penuh, silahkan pindah ke lokasi yang lainnya. Sehingga terjaga kapasitasnya, tidak overload. Dan untuk tahu ada destinasi-destinasi itu perlu promosi. Jadi silahkan para pelaku wisata mempromosikan melalui media sosial," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Basarnas mencari tujuh pendaki yang terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Sigi, Sulteng, setelah kehabisan logistik makanan.
India dan China sepakat mengupayakan penyelesaian sengketa perbatasan serta menjaga perdamaian dan ketenangan di kawasan Himalaya.
Basarnas memusatkan pencarian jurnalis hilang di Sektor X selatan Gunung Anak Krakatau dengan area pencarian mencapai 6.024 NM persegi.
Xi Jinping menyebut China dan India sebagai mitra yang saling menghadirkan peluang, bukan ancaman, saat bertemu Narendra Modi di KTT BRICS.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.