Lomba Cerdas Cermat Museum di Gunungkidul Kenalkan Sejarah Lokal
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Seorang pengendara motor melintas gambar foto calon lurah yang dipasang di pinggir jalan di Kalurahan Ngawis, Karangmojo, Senin (25/10/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.GUNUNGKIDUL–Pemilihan lurah (pilurah) akan digelar serentak di Gunungkidul pada Sabtu (30/10/2021). Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, meski memiliki pilihan yang berbeda.
“Mendukung calon lurah boleh, tetapi harus dengan sikap dewasa dan tidak perlu menunjukan dukungan fanatik yang berlebihan,” kata Sunaryanta, Senin (25/10/2021).
BACA JUGA: Soal Kenaikan Upah di DIY, Ini Penjelasan Pemda
Menurut dia, dukungan yang terlalu fanatik malah tidak akan baik karena berpoteni memecah persatuan dan kesatuan antarwarga. Oleh karenanya, sikap kedewasaan sangat dibutuhkan agar situasi kondusif tetap terjaga dengan baik.
“Mari jaga persatuan dan kesatuan karena pilihan lurah untuk membawa kalurahan yang lebih baik. Jadi, masyarakat jangan sampai terprovokasi dan harus bersikap dewasa untuk menghargai adanya perbedaan pilihan,” katanya.
Kepada calon lurah, Sunaryanta mempersilakan untuk mengenalkan visi misi yang dimiliki. Dia berpesan agar menggunakan cara-cara yang terhormat dan baik sehingga mudah diterima oleh masyarakat.
Menurut dia, pelaksanaan pemilihan lurah bukan semata-mata mencari pemimpin di kalurahan. Namun demikian, sambung dia, pelaksanaan pemilihan ini juga sebagai bentuk edukasi ke masyarakat tentang demokrasi.
Oleh karena itu, para calon tidak boleh hanya mementingkan ambisi pribadi untuk menjadi lurah. Hal ini dikarenakan, calon lurah juga harus ikut berperan dalam memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. “Silakan berkompetisi dengan baik dan saya pastikan netral di penyelenggaraan pilihan lurah,” kata Sunaryanta.
Pemilihan lurah serentak di 58 kalurahan sudah memasuki masa kampanye. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai Minggu (24/10/2021) hingga Selasa (26/10/2021). Di masa kampanye, suasana pemilihan mulai terlihat meriah karena berbagai gambar calon dipasang di lokasi strategis sebagai calah satu sarana untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat.
BACA JUGA: Lahan Minim, Pemkot Jogja Bangun Parkir Vertikal
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan total ada 170 calon lurah yang akan bertarung di pilihan serentak di 58 kalurahan. "Calon di setiap kalurahan berbeda-beda karena minimal ada dua orang dan paling banyak lima orang,” kata Kriswantoro.
Menurut dia, pelaksanaan tahapan pilihan lurah juga memperhatikan protokol kesehatan sehingga tidak menjadi sumber penyebaran virus Corona.
“Untuk itu di masa kampanye, calon dilarang menggelar pertemuan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sebagai gantinya, kampanye bisa dilakukan meanfaatkan media sosial dan alat peraga kampanye yang disediakan panitia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan Gunungkidul menggelar lomba cerdas cermat museum tingkat SMP di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (12/5/2026).
Harga BBM naik per 17 Mei 2026. Solar BP-AKR dan Vivo tembus Rp30.890 per liter, Pertamax Turbo dan Dexlite juga naik.
Veda Ega Pratama start dari posisi ke-21 Moto3 Catalunya 2026 usai gagal lolos Q2. Rider Indonesia tetap optimistis memburu rombongan depan.
Kevin Diks mencetak gol spektakuler saat Borussia Monchengladbach menghancurkan Hoffenheim 4-0 di Bundesliga 2025/2026.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola mendoakan Marc Marquez cepat pulih meski Aprilia sedang dominan di MotoGP 2026.
WhatsApp bisa membuat memori ponsel cepat penuh. Simak cara membersihkan penyimpanan tanpa menghapus chat penting.