Pilihan Lurah Gunungkidul, 11 Petahana Tersungkur
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Ilustrasi lurah atau kepala desa./Harian Jogja
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Lurah Natah, Nglipar, Wahyudi mengundurkan diri sebagai lurah. Hal ini disampaikan oleh Panewu Nglipar, Gunungkidul, Sustiwiningsih saat dihubungi, Jumat (16/5/2025).
“Tembusan surat pengajuan mengundurkan diri sudah kami terima, Kamis [15/5/2025],” kata Sustiwingsih.
BACA JUGA: Mafia Tanah Kas Desa di Gunungkidul, Lurah Sampang Gedangsari Dituntut 2 Tahun Penjara
Berdasarkan surat pengajuan yang diterima, alasan Lurah Wahyudi mundur dari jabatannya dikarenakan merasa tidak melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. “Alasannya karena sudah tidak mampu lagi menjabat sebagai lurah. Tapi, kalau dilihat dari usia, Lurah Wahyudi baru berumur sekitar 63 tahun,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui surat pengajuan pengunduran diri tak serta merta langsung diajukan ke bupati. Ia berdalih tata cara pemberhentian harus mengacu pada Perda tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Lurah.
Menurut dia, setelah surat pengajuan mundur diserahkan, akan ditindaklanjuti terlebih dahulu oleh Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal) untuk menggelar rapat pemberhentian secara tetap. Berita acara pemberhentian ini, kata Sustiwiningsih, akan diserahkan ke kapanewon untuk kemudian diserahkan ke Bupati Gunungkidul.
“Ada ketentuannya dan tahapan berjenjang sebelum bupati mengeluarkan surat pemberhentian secara resmi,” katanya.
Hingga sekarang, pihaknya masih menunggu rapat Bamuskal untuk pemberhentian secara tetap dan selanjutnya baru diteruskan ke Bupati Gunungkidul. “Kita masih menunggu. Yang jelas sudah ada pernyataan tertulis bahwa Lurah Natah mengundurukan diri, tapi pemberhetian ada proses yang disesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Bina Administrasi dan Aparatur Pemerintahan Kalurahan, Dinas Pemebrdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP2KB) Gunungkidul, Kriswantoro mengatakan, sudah mendengar informasi mundurnya Lurah Natah Wahyudi. Meski demikian, ia mengaku belum mendapatkan tembusan surat resmi terkait dengan hal tersebut.
“Masih belum sampai ke meja saja,” kata Kriswanto.
Menurut dia, pemberhentian akan diproses setelah ada surat resminya. Adapun setelah mundur, nantinya juga ada proses pengisian sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Ada prosesnya dan nanti disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Terpisah, Lurah Natah, Wahyudi belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. Saat coba dihubungi, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul diikuti 91 calon dari 31 kalurahan. Sebanyak 11 lurah petahana gagal mempertahankan jabatannya.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.