Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Salah satu pelaku penipuan bermodus telepon nasabah diamankan di Polda DIY, Jumat (5/11/2021)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN-Ditreskrimsus Polda DIY menangkap satu pelaku penipuan bermodus menyamar sebagai petugas bank yang menelepon nasabah bank dan menanyakan data pribadi nasabah tersebut. Akibat penipuan ini, saldo tabungan korban Rp510 juta berpindah ke rekening pelaku.
Dirreskrimsus Polda DIY, AKBP Roberto Gomgom Manorang Pasaribu, menjelaskan pelaku yakni Legis Pransisko, laki-laki 20 tahun, mengaku sebagai customer service bank BCA.
“Metodenya kita kenal dengan nama social engineering, pelaku mencoba melakukan bujuk rayu menyamar kemudian menelepon korban,” ujarnya, Jumat (5/11/2021).
Saat menelepon korban, pelaku menanyakan sejumlah data pribadi korban dengan alasan menawarkan perubahan fitur pada aplikasi tersebut dengan berbayar. Karena merasa keberatan, korban bermaksud menutup aplikasi tersebut.dengan berpura-pura membantu, pelaku mengarahkan korban untuk mengirimkan kode aktivasi aplikasi tersebut.
BACA JUGA: Covid-19 di DIY 5 November 2021: Bertambah 39 Kasus Baru, Nihil Kematian
Karena belum tahu kemudian korban menuruti keinginan pelaku dengan mengirimkan kode aktivasi. “Dengan nomor telfon depannya +1. Jadi bukan +62, atau menggunakan kode yang biasa dipergunakan oleh pihak perbankan,” katanya.
Tidak lama kemudian muncul SMS ada permintaan one time password (OTP) atau kode akses untuk password yang dimiliki oleh aplikasi yang nanti diakses atau tidak berdasarkan otorisasi. Setelah diminta sampai tiga kali, korban pun memberikan kode OTP. Selang beberapa jam sudah terjadi transaksi dan pemberitahuan melalui sms ke korban.
Dalam kasus ini LG bekerja secara kelompok. Legis berperan mentransfer kembali uang korban ke beberapa rekenening yang sudah dipersiapkan dan juga dia melakukan pemotongan atas fee yang diterima dari dua tersangka yang lain yang masih dilakukan pengejaran hingga saat ini.
Setelah berkoordinasi dengan pihak Bank BCA, polisi mendapati akses ilegal tersebut dilakukan di wilayah Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Polres Ogan Komering Ilir, LG berhasil diamankan pada 28 September.
Untuk mengantisipasi hal serupa, Executive Vice President Centre of Digital BCA, Wani Sabu, mengatakan masyarakat harus tahu kontal center bank masing-masing. “Kalau BCA 1500888, tanpa ada kode area. Kasus ini ditelfon dari angka +1, sudah pasti bukan dari BCA. Bank juga tidak pernah menelfon nasabah untuk minta data dan suruh ini suruh itu,” ujarnya.
Ia juga menegaskan ketika terjadi peretasan pada rekening bank nasabah, bank tidak akan telepon nasabah untuk minta data, melainkan otomatis memblokir rekening. Tidak perlu minta data. “OTP, pin, password, user id, bank tidak pernah minta. Kalau terjadi hal mencurigakan, segera hubungi call center bank dan lapor polisi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.
Gula aren memang lebih alami, tetapi tetap bisa memicu kenaikan gula darah dan kalori jika dikonsumsi berlebihan.
Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik resmi dijual mulai Rp300 ribu dengan kapasitas GBK terbatas.
OpenAI dikabarkan menyiapkan integrasi ChatGPT dan PowerPoint berbasis suara untuk membuat presentasi otomatis lebih cepat.
Rupiah melemah ke Rp17.698 per dolar AS di tengah sikap wait and see investor terhadap sentimen global dan data ekonomi RI.