Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Ketua TP PKK Kabupaten Sleman R.A.Y. Sri Hapsari Suprobo Dewi memberikan sambutan dalam pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kapanewon di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (6/11/2021)./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) memiliki peran strategis dalam pembangunan khususnya mendukung program Pemerintah Daerah.
Menurut Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo PKK dinilai dapat memberikaan manfaat bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK Kapanewon di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Sabtu (6/11/2021). "PKK Sleman dalam kiprahnya memiliki peran dalam mencerdaskan, menyejahterakan masyarakat Sleman," katanya.
Ia menilai PKK Sleman melalui program-programnya yang direalisasikan langsung kepada masyarakat dapat mendukung program Pemerintah Daerah. Maka dari itu Kustini mendorong PKK Sleman untuk peka dan responsif terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.
Lebih lanjut, Kustini menyebut selain responsif terhadap permasalahan yang ada di masyarakat, PKK Sleman juga dituntut untuk memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas, selalu berpikir positif dan membuka hati dan pikiran terhadap berbagai perkembangan situasi di masyarakat.
"Dengan upaya tersebut maka keberadaan PKK senantiasa dapat mengikuti dinamika dan perkembangan masyarakat serta mampu menjadi organisasi yang kekinian," tutur Kustini.
Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Sleman R.A.Y. Sri Hapsari Suprobo Dewi mengatakan dalam kondisi saat ini (pandemi Covid 19) PKK menjadi salah satu organisasi yang berperan dalam mengatasi potensi penyebaran Covid 19.
"PKK Sleman dapat menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan program pemerintah khususnya terkait penanggulangan Covid 19 dengan memotivasi masyarakat untuk melakukan vaksinasi serta penerapan protokol kesehatan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.