Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Foto ilustrasi pohon tumbang di tengah jalan. /ANTARA FOTO-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, SLEMAN--Sejumlah orang terluka akibat bencana hujan deras yang mengguyur wilayah Sleman.
Empat orang terluka dan harus dirawat di rumah sakit akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Teknika UGM atau sebelah utara RSUP Dr Sardjito, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta saat terjadi hujan deras pada Kamis (11/11/2021).
"Selain mengakibatkan pohon tumbang, hujan deras hari ini juga mengakibatkan talud di Gedang Bawah, Prambanan longsor dan menimpa satu rumah warga," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan di Sleman, Kamis.
Menurut dia, kejadian hujan deras tersebut juga mengakibatkan beberapa pohon di sejumlah titik tumbang diantaranya di Kecamatan Sleman, Kecamatan Gamping dan lainnya
"Pohon yang tumbang dan menimpa jaringan listrik maupun menutup akses jalan, saat ini sudah terkondisi dan sudah berhasil dievakusi," katanya.
BACA JUGA: Tawuran Telan Korban Jiwa, Polisi Kumpulkan Kepala Sekolah di Bantul
Ia mengatakan talud yang longsor di Gedang Bawah Prambanan berdampak pada satu kepala keluarga (KK) yang terdiri empat jiwa dan mengancam tiga rumah di sekitarnya yang terdiri tiga KK sembilan jiwa.
"Kami sudah menyalurkan bantuan berupa peralatan untuk membersihkan material longsoran di antaranya angkong, cangkul, senggrong serta logistik pangan untuk korban dan kerja bakti," katanya.
Makwan mengatakan korban luka tertimpa pohon tumbang di Jalan Teknika UGM telah dirawat di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, dengan kondisi rawat inap dan rawat jalan.
Empat korban tersebut yakni Hentik Setyorini (40) warga Bedingin, Tlogoadi, Mlati, Sleman dengan keluhan trauma di lengan, hasil rontgen, normal, rawat jalan dan sudah pulang.
Kemudian FX Dartono (45) alamat tinggal SD Kanisius Klepu, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, alamat KTP Jombak Siten, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, mengalami luka bagian tangan kiri dan punggung.
"Korban terdiagnosa mengalami patah tulang costa 9 atau tulang iga belakang dan harus rawat inap," katanya.
Korban lain adalah Valentinus Arviano (9) alamat tinggal SD Kanisius Klepu, Sendangmulyo, Minggir, Sleman, mengalami cedera kepala ringan, rawat jalan dan sudah pulang.
Kemudian Efi Yanti (36) tempat tinggal SD Kanisius Klepu, Sendangmulyo, Minggir, Sleman alamat KTP Jombak siten, Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, keluhan kaki nyeri sedikit.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.