Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Solo 2026 Jalur Domisili-Mutasi
SPMB Solo 2026 resmi dibuka. Simak jadwal, syarat, kuota SD-SMP jalur domisili dan mutasi lengkap di sini.
Wajah baru jalan Suroto, Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA--Pengunjung yang bersantai di sejumlah pedestrian di Kota Jogja kini tak perlu khawatir bila baterai handphone (HP) drop alias low battery (lowbat).
Pemerintah Kota Jogja berencana untuk terus menambahkan berbagai kelengkapan fasilitas publik di sejumlah jalur pedestrian, salah satunya “charging station” untuk telepon selular.
“Penambahan fasilitas ini bisa saja dikerjasamakan dengan korporasi dalam bentuk corporate social responsibility (CSR),” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti saat menerima bantuan “charging station” dari salah satu produsen ponsel cerdas di Jogja, Rabu (17/11/2021).
Menurut dia, sejumlah jalur pedestrian yang akan dilengkapi dengan fasilitas “charging station” adalah di Jalan Suroto dan di Jalan Jenderal Sudirman dari ruas Gramedia hingga Tugu Jogja.
BACA JUGA: Pengumuman untuk Buruh! Besok UMP 2022 di DIY Ditetapkan
Jika revitalisasi pedestrian Jalan Jenderal Sudirman dari simpang Galeria Mal hingga Gramedia sudah bisa dirampungkan akhir tahun ini, maka sangat dimungkinkan juga akan ditambah fasilitas “charging station”.
Haryadi berharap, penambahan fasilitas tersebut akan menambah daya tarik masyarakat untuk mengakses pedestrian di Jalan Suroto dan Jalan Jenderal Sudirman.
“Supaya semakin ramai dan banyak masyarakat yang memanfaatkan pedestrian tersebut. Kalau kebetulan baterai ponselnya habis, maka masyarakat bisa memanfaatkan charging station yang tersedia,” katanya.
Sedangkan untuk pedestrian di Jalan Malioboro, dimungkinkan belum bisa ditambah fasilitas tersebut karena saat ini kondisinya cukup ramai dengan wisatawan.
“Keamanan alat dan fasilitas juga tetap harus terjaga. Jangan sampai sudah dipasang di beberapa titik, tetapi justru rusak atau bahkan hilang,” katanya.
Haryadi menyebut, keberadaan “charging station” juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan publik berbasis teknologi informasi.
“Masyarakat bisa mengakses layanan publik dari Pemerintah Kota Yogyakarta secara daring. Saat ini hampir semuanya sudah bisa diakses secara daring,” katanya.
Sedangkan jumlah “charging station” yang diterima Pemerintah Kota Yogyakarta dari salah satu produsen ponsel pintar berjumlah enam unit yang hanya dapat dioperasionalkan untuk kebutuhan indoor.
“Nantinya, akan ditempatkan di instansi yang memberikan pelayanan publik secara langsung ke masyarakat. Bisa di Mal Pelayanan Publik atau di tempat lain yang strategis,” kata Haryadi.
Ia meyakini, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat yang sedang mengakses layanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Jogja. “Tidak perlu khawatir baterai ponselnya habis karena sudah ada charging station yang bisa digunakan sewaktu-waktu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
SPMB Solo 2026 resmi dibuka. Simak jadwal, syarat, kuota SD-SMP jalur domisili dan mutasi lengkap di sini.
Belasan ruas jalan di Kulonprogo diperbaiki sepanjang Juni 2026. DPUPKP fokus tingkatkan keselamatan dan kelancaran akses warga.
Dua pemuda tertangkap warga saat mencuri besi proyek KDMP di Bantul. Polisi dalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain.
Mesir mengalahkan Australia 4-2 lewat adu penalti dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. The Pharaohs mengakhiri penantian sejak 1934.
Cek jadwal KRL Solo–Jogja Sabtu 4 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, perjalanan fleksibel.
Kecelakaan di Gedong Kuning Bantul tewaskan satu pengendara. Diduga akibat melawan arus, satu korban lainnya luka serius.