Mau Jalan-Jalan? Ini Rute Komplet dan Tarif Trans Jogja, Bayar Bisa QRIS
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA- Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terdapat penambahan kasus positif Covid-19 per 23 November 2021 sebanyak 15 kasus.
Penambahan 15 kasus positif tersebut didasarkan pada pengujian 9.897 sampel. Alhasil, total kasus terkonfirmasi positif menjadi 156.492 kasus.
Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji, Selasa (23/11/2021) mengatakan, tambahan 15 kasus tersebut meliputi Kota Jogja dengan 1 kasus, Bantul dengan 9 kasus, Kulonprogo 4 kasus, Gunungkidul sebanyak 0 kasus dan Sleman dengan 1 kasus.
“Adapun perincian untuk tambahan 15 kasus, semua hasil tracing kontak kasus positif,” katanya.
BACA JUGA: BPJS Cabang Yogykarta Kerja Sama dengan RSUD Saptosari
Lebih lanjut Ditya mengungkapkan, selain penambahan 15 kasus positif, ada penambahan jumlah kasus sembuh sebanyak 22 kasus, sehingga total sembuh menjadi 150.821 kasus. Sementara untuk penambahan kasus meninggal nol kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 5.263 kasus.
“Untuk kasus kesembuhan, Kota Jogja ada 0 kasus, Bantul ada 18 kasus, Kulonprogo ada 0 kasus, Gunungkidul 0 kasus, dan Sleman ada 4 kasus," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Kabar duka: Ibunda Deddy Corbuzier, Heniwaty, meninggal dunia pada 26 Agustus 2026. Deddy ungkapkan ikhlas, "Hanya cinta yang lebih sedikit". Banjir doa dari ar
Hyundai Ioniq V mulai Rp311 juta di Tiongkok dengan jarak tempuh hingga 650 km dan teknologi AI serta ADAS L2+.
Mantan polisi yang tinggal di Seoul ditangkap atas dugaan membunuh istrinya di Jeju saat proses perceraian berlangsung.
Rupiah menguat ke Rp17.670 per dolar AS, mengikuti ringgit dan pasar Asia setelah harga minyak turun akibat perkembangan Selat Hormuz.
Pelajar SMA/SMK di DIY didorong menjadi kader pencegah kejahatan jalanan yang dinilai dapat memicu dampak sosial dan ekonomi.