Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Ilustrasi kebakaran./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA- Pemerintah Kota Jogja membentuk sedikitnya 45 koordinator relawan pemadam kebakaran se-Kota Jogja. Pengukuhan dilakukan di halaman Pendopo PDAD Ngadiwinatan dan diharapkan bisa melengkapi upaya pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan warga dan kota yang tangguh, setelah adanya relawan Kampung Tangguh Bencana dan juga Kampung Panca Tertib.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, keberadaan para relawan mampu menyinergikan peran masyarakat dan pemerintah dalam melakukan mitigasi kebencanaan utamanya kebakaran. "Selain ada dari tingkat kota, tingkat kelurahan dan kemantren juga harus dibentuk. Sehingga respon ketika terjadi kedaruratan bisa diantisipasi dengan cepat," kata Heroe, Rabu (1/12/2021).
Heroe menyebut, para relawan harus mampu menunjukkan kiprahnya baik dalam pencegahan bahaya kebakaran maupun dalam upaya penanggulangan dini jika terjadi kebakaran. Adanya jaringan hidran kering kampung yang telah dibangun di berbagai kampung termasuk Ngadiwinatan dan Purwodiningratan diharapkan mampu terus dijaga oleh masyarakat dan jika sewaktu-waktu diperlukan mampu digunakan optimal.
"Dengan adanya mitigasi ini kan bisa mencegah baik itu terjadinya kebakaran, tanah longsor, banjir. Kalau bisa masyarakat itu kan tidak menunggu respon kita (damkar) ketika terjadi bencana. Kalau bisa (masyarakat) mencegah terjadinya bencana itu dengan mitigasi yang disiapkan," kata dia.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jogja, Octo Noor Arafat menyampaikan, relawan kebakaran yang dikukuhkan itu tersebar di 45 kelurahan dan 616 Rukun Warga. "Sifatnya kerelawanan ya, baru 616 orang relawan, dimana satu RW baru satu personel. Tentu kami akan memfasilitasi mereka dan dimungkinkan bertambah," kata Octo.
BACA JUGA: Olahraga Dapat Mencegah Alzheimer, Ini Buktinya
Octo menyebut, setiap relawan pemadam kebakaran juga memiliki identitas dan nomor induk yang teregistrasi di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). "Ketika aplikasi untuk registrasi ke Kemendagri sudah siap, mereka akan memiliki nomor induk di seragamnya. Itu merupakan identitas bagi relawan dan terdata hingga ke pusat," katanya.
Pada kesempatan itu juga dilakukan simulasi penanggulangan kebakaran. Dalam simulasi diperagakan berbagai upaya penanganan kebakaran baik secara tradisional, penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), evakuasi korban kebakaran yang dibantu Tim PSC YES 119 maupun praktik pemanfaatan hidran kampung. Selain itu juga ditampilkan kemampuan petugas rescue dalam mengevakuasi reptil ular di tengah situasi kebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.