Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Pengendara motor melintas di jalur Ponjong-Bedoyo di Dusun Tembesi, Kalurahan Ponjong, Ponjong. Selasa (2/12). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, PONJONG – Warga Dusun Tembesi, Kalurahan Ponjong, Ponjong mengeluh rusaknya jalan di kawasan ibukota kecamatan yang menghubungkan Ponjong-Bedoyo. Diduga kerusakan disebabkan aktivitas truk muatan galian C yang sering melintas di jalur ini.
Salah seorang warga Tembesi, Faizuz Sya’bani mengatakan, salah satu indikasi jalan yang baik adalah warga nyaman saat berkendara keluar rumah setelah hujan turun. Namun demikian, rasa ini belum dimiliki warga Dusun Tembesi karena jalan di wilayahnya banyak berlobang dan becek pada saat musim penghujang.
“Jalan Tembesi yang menghubungkan Ponjong-Bedoyo memang rusak. Total panjangnya sekitar dua kilometer dan yang rusak separuh lebih,” kata Faizuz, Kamis (2/12).
Dia menjelaskan, banyak warga yang mengeluh dengan kondisi jalan yang rusak. Pasalnya, pengendara yang melintas, khususnya sepeda motor harus berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan. “Statusnya memang jalan kabupaten dan kami berharap ke pemkab bisa diperbaiki,” katanya.
Faizuz mengungkapkan, kerusakan jalan diperparah dengan aktivitas truk muatan galian C yang sering lalu lalang. Ia mencatat setiap harinya ada 20-50 truk yang membawa batu keprus melintas di jalur ini.
“Ya kalau ada proyek semisal di Karangmojo atau Semin, maka intesitas akan lebih banyak lagi. Batuan keprus banyak diambil dari wilayah Bedoyo dan pengirimannya akan lewat di jalur di Tembesi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, upaya perbaikan sudah dilakukan di tahun lalu. Hanya saja, Faizuz menganggap perbaikan hanya menambal dan tidak tahan lama karena langsung rusak lagi.
“Jalan di Gunungkidul sampai desa-desa banyak yang bagus, tapi di tempat kami rusak parah sejak lama,” kataya.
Keluhan terkait dengan jalan rusak juga disuarakan oleh Kasino, warga Dusun Tembesi yang lain. Menurut dia, rusaknya jalan penghubung Ponjong-Bedoyo patut disayangkan. Terlebih lagi, jalur ini masuk wilayah ibukota kecamatan Ponjong. “Memang dekat dengan kantor Kapanewon Ponjong, tapi jalannya masih rusak,” katanya.
Kasino berharap ada perhatian dari pemerintah agar kerusakan dapat diperbaiki sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. “Ya haraannya diperbaiki agar saat kemarau tidak berdebu dan saat musim hujan tidak becek jalannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi Trihanggo-Junction Sleman capai 85%. Ditargetkan selesai Oktober 2026 dan segera tersambung ke Tol Jogja-Bawen.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Chelsea resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih baru. Simak profil, kontrak, dan target The Blues di musim mendatang.
Westlife bakal konser di GBK Jakarta 2027. Simak jadwal presale, harga tiket lengkap, dan cara beli tiketnya di sini.