Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pengendara motor melintas di jalur Ponjong-Bedoyo di Dusun Tembesi, Kalurahan Ponjong, Ponjong. Selasa (2/12). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, PONJONG – Warga Dusun Tembesi, Kalurahan Ponjong, Ponjong mengeluh rusaknya jalan di kawasan ibukota kecamatan yang menghubungkan Ponjong-Bedoyo. Diduga kerusakan disebabkan aktivitas truk muatan galian C yang sering melintas di jalur ini.
Salah seorang warga Tembesi, Faizuz Sya’bani mengatakan, salah satu indikasi jalan yang baik adalah warga nyaman saat berkendara keluar rumah setelah hujan turun. Namun demikian, rasa ini belum dimiliki warga Dusun Tembesi karena jalan di wilayahnya banyak berlobang dan becek pada saat musim penghujang.
“Jalan Tembesi yang menghubungkan Ponjong-Bedoyo memang rusak. Total panjangnya sekitar dua kilometer dan yang rusak separuh lebih,” kata Faizuz, Kamis (2/12).
Dia menjelaskan, banyak warga yang mengeluh dengan kondisi jalan yang rusak. Pasalnya, pengendara yang melintas, khususnya sepeda motor harus berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan. “Statusnya memang jalan kabupaten dan kami berharap ke pemkab bisa diperbaiki,” katanya.
Faizuz mengungkapkan, kerusakan jalan diperparah dengan aktivitas truk muatan galian C yang sering lalu lalang. Ia mencatat setiap harinya ada 20-50 truk yang membawa batu keprus melintas di jalur ini.
“Ya kalau ada proyek semisal di Karangmojo atau Semin, maka intesitas akan lebih banyak lagi. Batuan keprus banyak diambil dari wilayah Bedoyo dan pengirimannya akan lewat di jalur di Tembesi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, upaya perbaikan sudah dilakukan di tahun lalu. Hanya saja, Faizuz menganggap perbaikan hanya menambal dan tidak tahan lama karena langsung rusak lagi.
“Jalan di Gunungkidul sampai desa-desa banyak yang bagus, tapi di tempat kami rusak parah sejak lama,” kataya.
Keluhan terkait dengan jalan rusak juga disuarakan oleh Kasino, warga Dusun Tembesi yang lain. Menurut dia, rusaknya jalan penghubung Ponjong-Bedoyo patut disayangkan. Terlebih lagi, jalur ini masuk wilayah ibukota kecamatan Ponjong. “Memang dekat dengan kantor Kapanewon Ponjong, tapi jalannya masih rusak,” katanya.
Kasino berharap ada perhatian dari pemerintah agar kerusakan dapat diperbaiki sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu. “Ya haraannya diperbaiki agar saat kemarau tidak berdebu dan saat musim hujan tidak becek jalannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.