Abidin Fikri Sebut Pemuda Terdampak Problem Bangsa, Bukan Biang Masalah
Abidin Fikri mengingatkan pemuda ikut terdampak problem bangsa dan menyoroti pentingnya keteladanan pemimpin dalam menyiapkan generasi menuju 2045.
Ilustrasi. /ANTARA FOTO-Aloysius Jarot Nugroho
Harianjogja.com, SLEMAN- Lonjakan kasus Covid-19 terus terjadi di Bumi Sembada. Per Selasa (1/2/2022) kasus baru harian Covid-19 tercatat sebanyak 64 kasus didominasi hasil kontak erat dengan pasien Covid-19. Pemkab Sleman mulai menyiapkan skenario sekolah tatap muka hanya 50 persen.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan berdasarkan laporan Satgas Covid-19 Sleman per 1 Februari terdapat penambahan jumlah kasus baru Covid-19 sebanyak 64 kasus, 3 kasus sembuh dan tidak dilaporkan terjadi kasus meninggal dunia. "Pos rate harian per 1 Februari 1,28%," katanya, Selasa (1/2/2022).
Pada Senin (31/1/2022) jumlah kasus harian bertambah 22 kasus, 1 kasus sembuh tanpa dilaporkan kasus kematian. Dengan penambahan kasus tersebut, kasus aktif positif Covid-19 di Sleman tembus sebanyak 200 kasus. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri di rumah.
BACA JUGA: Meledak! Covid-19 DIY Tambah 114 Kasus dalam Sehari
"Kami mengingatkan kembali agar masyarakat selalu melakukan CITA MAS JAJAR (Cuci Tangan, Pakai Masker, Jaga Jarak), serta kurangi mobilitas dan hindari kerumunan. Gencarkan vaksinasi dosis lengkap dan disiplin menjalani prokes," kata Evie.
Terkait dengan lonjakan kasus Covid-19 di Sleman, Pemkab mulai menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar penyebaran Corona tidak terus melonjak. Salah satunya menyiapkan skenario Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas 50% dari kapasitas. Rencana tersebut mencuat dari hasil evaluasi yang dilakukan Disdik Sleman bersama para pengawas sekolah.
"Kami menyiapkan skrenario PTM 50 persen jika terjadi lonjakan kasus. Kami siapkan skenarionya jika ada kebijakan baru, kami bisa langsung menerapkannya. Sampai saat ini PTM masih digelar 100 persen," ujar Kepala Disdik Sleman Ery Widaryana.
Ery menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi para pengawas pelakaanaan PTM di sekolah-sekolah berjalan dengan baik. Para siswa juga sangat antusias mengikuti pelajaran dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat.
"Di Sleman, hanya terdapat satu SMP swasta yang pelaksanaan PTMnya dihentikan sementara, boarding school yang salah satu siswanya (diduga) terpapar dari orang tuanya yang bekerja di luar kota," katanya.
Menurut Ery penerapan skenario PTM 50% masih melihat perkembangan kasus Covid-19 di Sleman. Penerapannya harus dilakukan secara terpadu. Tidak hanya oleh sekolah tetapi juga dukungan dari para orangtua. "Apakah siswa dibagi dalam dua shif atau masuk tiga hari-tiga hari sehingga tidak menyulitkan guru, ini yang masih didiskusikan," ucapnya.
Disdik meminta orang tua untuk ikut mengawasi anak-anaknya ketika di luar sekolah. Sebab selama ini penerapan prokes di sekolah dilaksanakan secara maksimal. Siswa berada di sekolah untuk mengikuti pelajaran hanya beberapa jam, sehingga waktu mereka lebih banyak di luar sekolah.
"Nah, orang tua harus ikut memantau apakah anaknya di rumah atau di luar. Terutama penerapan prokesnya. Kalau membawa [Covid-19] ke sekolah kan itu yang bahaya sebenarnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Abidin Fikri mengingatkan pemuda ikut terdampak problem bangsa dan menyoroti pentingnya keteladanan pemimpin dalam menyiapkan generasi menuju 2045.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.
Mario Aji gagal finis di Moto2 Malaysia setelah terjatuh pada lap kedua. Pembalap Indonesia itu kini membidik hasil lebih baik di Qatar.