MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Dokumen perencanaan pengadaan tanah untuk jalan tol baru yang akan dibangun dari Jogja sampai YIA bakal diajukan kepada Pemda DIY pada bulan ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-Solo wilayah DIY, Dian Hardiyansyah, mengatakan setelah dokumen perencanaan pengadaan tanah (DPPT) Tol Jogja YIA diserahkan kepada Pemda DIY, konsultasi publik bisa dilakukan. Selanjutnya, Gubernur DIY Sri Sultan HB X akan mengeluarkan izin penetapan lokasi (IPL).
BACA JUGA: Izin Penetapan Lokasi Tol Jogja Solo Segera Habis
“Rencananya dokumen perencanaan [DPPT] akan kami ajukan bulan ini,” kata Dian, Kamis (10/2/2022).
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno mengatakan Pemda DIY masih menunggu pengajuan DPPT Tol Jogja YIA. “Kami tunggu saja infonya,” ujar Krido.
Proyek Tol Jogja-Solo akan beroperasi secara bertahap mulai tahun depan, dimulai dari Seksi 1 yang menghubungkan Kartasura, Jawa Tengah, dengan Purwomartani, Kalasan, Sleman.
Menurut keterangan PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM), perusahaan yang membangun Tol Solo Jogja Bandara YIA, Seksi I rute Kartasura-Purwomartani membentang sejauh 42,37 km. Pengadaan lahan sudah dimulai tahun lalu dan ditargetkan beres di pertengahan tahun ini. Konstruksi juga sudah dimulai dari Kartasura dan akan selesai di Purwomartani pada tahun depan.
General Manager Lahan dan Utilitas PT JMM, Muhammad Amin, mengatakan Seksi I sudah dapat diresmikan pada 17 Agustus 2023.
"Di tahun 2022 ini, kami usahakan akan rampung hingga 80 persen. Dengan demikian, 17 Agustus 2023 sudah bisa diresmikan. Setelah peresmian itu, masyarakat sudah boleh menggunakan [melewati]. Dengan jalan tol ini nanti, jarak Solo-Jogja yang biasa ditempuh 1,5 jam bisa menjadi 20 menit," kata Muhammad Amin saat ditemui wartawan di Balai Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Senin (10/1/2022).
Setelah Seksi I selesai, pembangunan akan dilanjutkan ke Seksi III yang menghubungkan Gamping dengan Bandara YIA atau dikenal dengan Tol Jogja YIA. Rute Seksi III secara resmi adalah dari Gamping sampai Purworejo, Jawa Tengah dengan panjang 30,77 km.
Pengadaan lahan akan berlangsung dari triwulan I 2022 sampai dengan triwulan IV 2023. Konstruksi dimulai akhir tahun ini sampai dengan triwulan ketiga 2024. Sesuai rencana perusahaan, Tol Jogja YIA akan mulai beroperasi pada awal 2025.
BACA JUGA: Perkembangan Terbaru Tol Jogja Solo, Lahan di Selomartani & Tirtomartani Dicocokkan
Tol Jogja Solo Seksi II yang dimulai dari Purwomartani sampai dengan Gamping dan akan melewati Ring Road Utara akan dibangun belakangan. Pembangunan ruas tol sepanjang 23,42 kilometer ini akan dimulai dengan pengadaan lahan, yakni pada akhir tahun ini dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2024. Proses pengadaan lahan memakan waktu sekitar 1,5 tahun. Konstruksi akan dimulai pada pertengahan tahun depan dan berlangsung dua tahun sampai 2025.
Berakhirnya konstruksi Seksi Purwomartani-Gamping berarti berakhir pula pembangunan Tol Jogja Solo. Tol ini akan beroperasi penuh pada akhir 2025, dari YIA sampai Solo sepanjang 96,57 km. Biaya pembangunan tol mencapai Rp26,63 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Ferran Torres meninggalkan Timnas Spanyol karena cedera pergelangan kaki. Carlos Espi dipanggil untuk laga Nations League.
HP hilang di kereta? Segera kunci perangkat, lacak lokasi, amankan akun, hubungi operator, dan hapus data jika diperlukan.
Bank BPD DIY kembali menggelar Malioboro Run 2026 bertema Culture on Track dengan lebih dari 8.000 peserta dan rute yang melewati sejumlah ikon budaya Jogja
Mahasiswa UII mengembangkan RespiraTB, wearable berbasis sensor accelerometer untuk skrining awal gejala TBC secara real-time.
Klasemen medali Asian Games 2026 terbaru, Indonesia berada di peringkat 14 dengan 5 emas, 8 perak, dan 22 perunggu.