Viral Mobil Pelat Merah Halangi Ambulans di Demakijo, Ini Klarifikasi Pemkab Sleman
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
Ilustrasi lelang./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Ratusan proyek di Kabupaten Sleman akan dilelang kepada publik pada Maret mendatang. Nilainya ratusan miliar rupiah.
Sejak awal tahun, baru 17 paket yang dilelang melalui Badan Pengadaan Barang dan Jasa di lingkungan Pemkab Sleman.
BACA JUGA: 10 Nama Jalan di Jogja yang Lebih Populer Singkatannya daripada Kepanjangannya
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Sleman Budi Santoso mengatakan hingga 10 Februari kemarin lembaganya baru melelang 17 paket. Dari jumlah tersebut, 12 paket sudah selesai dilelang dan memasuki penandatanganan kontrak. Tiga paket masih dalam proses lelang dan dua paket masih direvisi bersama pejabat pembuart komitmen (PPK).
Berdasarkan data di laman LPSE, beberapa lelang yang sudah selesai meliputi pengadaan jasa kebersihan (cleaning service) di Dinas Kesehatan dengan pagu anggaran Rp2,7 miliar, jasa pramusaji senilai Rp1,2 miliar, belanja minum dan makanan senilai Rp513 juta.
Selain itu, pengadaan makanan dan minuman siap saji bagi pasien senilai Rp3,8 miliar, pengadaan makanan dan minuman harian pegawai senilai Rp2,4 miliar, pengadaan jasa keamanan kantor paket 2 senilai Rp405 juta serta jasa pemusnahan sampah senilai Rp506 juta.
“Dari 17 paket yang dilelang tersebut nilainya sebesar Rp19,9 miliar. Semua proses pelelangan kami laksanakan secara transparan dan bisa diakses secara online,” katanya, Minggu (13/2/2022).
Menurut Budi, tahun ini jumlah kegiatan yang dilelang melalui LPSE sebanyak 292 paket. Dari jumlah tersebut nilai total paket yang dilelang sebesar Rp354 miliar. “Maret bulan depan kami akan melelang 114 paket,” katanya.
Terpisah, Kepala DPUP-KP Sleman Taupiq Wahyudi mengatakan tahun ini terdapat 10 proyek strategis yang akan dibangun di Sleman. Dari 10 proyek strategis tersebut lima di antaranya dilaksanakan oleh DPUP-KP. Salah satunya adalah pembangunan Mall Pelayana Publik (MPP) senilai Rp70 miliar.
"Anggarannya multiyears, tahun ini Rp34,1 miliar dan sisanya di tahun 2023. Pembangunan MPP ini akan dimulai April hingga Oktober 2023," katanya.
BACA JUGA: PPKM Level 3, KRL Jogja-Solo Tetap Beroperasi, tapi...
Selain itu, DPUP-KP Sleman juga akan membangun Jembatan Merah di Prayan, Condongcatur. Pembangunan jembatan ini menelan biaya sebesar Rp6,3 miliar. Ada pula proyek rehabilitasi jaringan Kaliputih Sendangrejo Minggir senilai Rp5,7 miliar.
DPUP-KP juga akan membangun jaringan distribusi utama SPAM Regional Sleman 1 dari Triharjo hingga Pandowoharjo dengan nilai proyek Rp4,8 miliar. “Untuk jalan, kami akan mengerjakan Jalan Glondong Tegalrejo di Kalasan senilai Rp9,9 miliar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video mobil pelat merah diduga menghalangi ambulans di Demakijo Sleman viral. Pemkab Sleman memastikan kendaraan tersebut bukan aset pemerintah daerah.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.