Skrining Kesehatan Sekolah di Bantul Ungkap Masalah Gigi dan Mental
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Pengendara melintas di Jalan AM. Sangaji tepatnya di depan kantor Telkomsel Distribution Center, lokasi kejadian seorang gadis yang diselamatkan ojol dari insiden kecelakaan pada Selasa (8/3/2022) pagi./Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA-Warga di seputaran Jalan AM. Sangaji, Cokrodiningratan, Kota Jogja dihebohkan dengan insiden seorang ojek online (ojol) yang menyelamatkan gadis belia dari kejadian kecelakaan lalu lintas pada Selasa (8/3/2022) pagi.
Warga sekitar yang menjadi saksi kejadian mengungkap detik-detik peran heroik ojol itu, saat mengangkat dan mengevakuasi gadis tersebut sehingga kejadian tabrakan bisa terelakkan.
Binah, 62, seorang penjual Bakmi Jawa di sekitar lokasi menjelaskan, insiden itu terjadi persis di depan kantor Telkomsel Distribution Center Jogja sekira pukul 07.00 WIB. Ia melihat dengan jelas bagaimana ojol berlari dengan cepat dan menarik si gadis dari tengah jalan ke trotoar di tengah lalu lintas yang ramai dan padat, hingga nyawa si gadis tertolong.
Ia menyebut, sebelum insiden itu terjadi, gadis yang belum diketahui identitasnya itu berjalan dari arah utara ke selatan menuju Tugu Pal Putih. Namun, sesampainya di depan kantor Telkomsel Distribution Center, ia lantas berjalan ke tengah jalan hingga hampir ditabrak oleh sebuah mobil. Pengendara ojol yang melintas dari arah berlawanan kemudian dengan sigap menolong gadis itu.
"Saya posisinya sedang duduk di warung. Masih pagi sekitar jam 7.00 WIB. Kemudian gadis itu dirangkul dan dipinggirkan oleh ojol dan ditanyai rumahnya dimana, namanya ditanya juga tidak mengaku. Komunikasi lancar, tapi hanya menangis dan menjerit saja tadi. Usia sekitar 15 tahun," jelasnya.
Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Ruko Kosong
Si gadis yang diduga warga Ngampilan itu sempat menjerit histeris saat digendong oleh Ojol ke pinggir jalan. Binah menyebut bahwa, si gadis juga sempat menutup kepalanya dengan kedua lengan tangan saat hendak tertabrak oleh kendaraan di sekitar lokasi. Setelah kondisinya sedikit tenang, perlahan-lahan warga menanyakan identitasnya namun masih terlihat bingung.
"Diayomi oleh ojol itu. Diangkat sama ojol, dia posisinya di tengah jalan hampir ditabrak mobil. Kalau tidak cepat mungkin anak itu sudah tertabrak. Langsung ditarik ke trotoar pinggir jalan dan langsung dihubungi polisi," ujarnya.
Kapolsek Jetis, AKP Wahyu Heru Susapto mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap gadis tersebut. Ia belum bisa dimintai keterangan karena petugas masih menunggu kondisinya stabil setelah insiden tersebut.
Heru menambahkan, peristiwa itu memang sempat menyita perhatian warga dan pengguna jalan. Namun dengan bantuan petugas lalu lintas yang berada di sekitar lokasi, arus lalu lintas tidak sempat macet dalam waktu lama.
"Kemungkinan depresi, tapi belum bisa ditanyai, ini lagi dicek oleh dokter Puskesmas," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menemukan banyak pelajar mengalami karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gejala gangguan mental.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.