Pasar Murah Bantul Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah Rp5.000
Pasar murah Pemkab Bantul di Pajangan diserbu warga. Harga beras, minyak, telur, gula, dan bawang dijual lebih murah dari pasaran.
Pengendara melintas di Jalan AM. Sangaji tepatnya di depan kantor Telkomsel Distribution Center, lokasi kejadian seorang gadis yang diselamatkan ojol dari insiden kecelakaan pada Selasa (8/3/2022) pagi./Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA-Warga di seputaran Jalan AM. Sangaji, Cokrodiningratan, Kota Jogja dihebohkan dengan insiden seorang ojek online (ojol) yang menyelamatkan gadis belia dari kejadian kecelakaan lalu lintas pada Selasa (8/3/2022) pagi.
Warga sekitar yang menjadi saksi kejadian mengungkap detik-detik peran heroik ojol itu, saat mengangkat dan mengevakuasi gadis tersebut sehingga kejadian tabrakan bisa terelakkan.
Binah, 62, seorang penjual Bakmi Jawa di sekitar lokasi menjelaskan, insiden itu terjadi persis di depan kantor Telkomsel Distribution Center Jogja sekira pukul 07.00 WIB. Ia melihat dengan jelas bagaimana ojol berlari dengan cepat dan menarik si gadis dari tengah jalan ke trotoar di tengah lalu lintas yang ramai dan padat, hingga nyawa si gadis tertolong.
Ia menyebut, sebelum insiden itu terjadi, gadis yang belum diketahui identitasnya itu berjalan dari arah utara ke selatan menuju Tugu Pal Putih. Namun, sesampainya di depan kantor Telkomsel Distribution Center, ia lantas berjalan ke tengah jalan hingga hampir ditabrak oleh sebuah mobil. Pengendara ojol yang melintas dari arah berlawanan kemudian dengan sigap menolong gadis itu.
"Saya posisinya sedang duduk di warung. Masih pagi sekitar jam 7.00 WIB. Kemudian gadis itu dirangkul dan dipinggirkan oleh ojol dan ditanyai rumahnya dimana, namanya ditanya juga tidak mengaku. Komunikasi lancar, tapi hanya menangis dan menjerit saja tadi. Usia sekitar 15 tahun," jelasnya.
Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Ruko Kosong
Si gadis yang diduga warga Ngampilan itu sempat menjerit histeris saat digendong oleh Ojol ke pinggir jalan. Binah menyebut bahwa, si gadis juga sempat menutup kepalanya dengan kedua lengan tangan saat hendak tertabrak oleh kendaraan di sekitar lokasi. Setelah kondisinya sedikit tenang, perlahan-lahan warga menanyakan identitasnya namun masih terlihat bingung.
"Diayomi oleh ojol itu. Diangkat sama ojol, dia posisinya di tengah jalan hampir ditabrak mobil. Kalau tidak cepat mungkin anak itu sudah tertabrak. Langsung ditarik ke trotoar pinggir jalan dan langsung dihubungi polisi," ujarnya.
Kapolsek Jetis, AKP Wahyu Heru Susapto mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap gadis tersebut. Ia belum bisa dimintai keterangan karena petugas masih menunggu kondisinya stabil setelah insiden tersebut.
Heru menambahkan, peristiwa itu memang sempat menyita perhatian warga dan pengguna jalan. Namun dengan bantuan petugas lalu lintas yang berada di sekitar lokasi, arus lalu lintas tidak sempat macet dalam waktu lama.
"Kemungkinan depresi, tapi belum bisa ditanyai, ini lagi dicek oleh dokter Puskesmas," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar murah Pemkab Bantul di Pajangan diserbu warga. Harga beras, minyak, telur, gula, dan bawang dijual lebih murah dari pasaran.
Kimi Antonelli menjadi yang tercepat di FP1 GP Belanda di Zandvoort. Simak hasil lengkap 10 besar dan kabar terbaru Max Verstappen.
Korban penipuan online di ASEAN naik menjadi 45% pada 2025. Di sisi lain, ekonomi digital Asia Pasifik diproyeksikan mencapai US$1,4 triliun.
Kemenpar merilis statistik pariwisata 2025 di 10 DPP dan 3 DPR. Simak daftar destinasi serta indikator yang menjadi perhatian pemerintah.
PGN Gagas memperluas penggunaan CNG di Jogja dan Jawa Tengah. CNG diklaim bisa menghemat biaya energi hingga 30%.
Forum IHKS 2026 di Jogja menghadirkan 100 ahli ortopedi dari 15 negara untuk membahas sendi, operasi robotik, hingga AI dalam dunia medis.