Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pengojek daring menanti pesanan makanan di salah satu gerai mi di Jalan Tamansiswa, Jogja, Rabu (15/04/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogjaa.com, SLEMAN-Lantaran mengancam memberi bintang satu atas pelayanan driver ojek online (ojol), rumah seorang pelanggan ojol di Sleman digeruduk.
Rumah seorang warga di jalan Damai, Kapanewon Ngaglik, Sleman didatangi sejumlah driver ojek online (ojol) pada Senin (10/1/2022) malam. Meski sempat terjadi kesalah pahaman, peristiwa ini berakhir damai tanpa menimbulkan kerugian material.
Kanit Reskrim Polsek Ngaglik AKP Budi Karyanto, menjelaskan kejadian tersebut dilatarbelakangi oleh seorang customer yang merupakan pemilik rumah tersebut, yang sebelumnya memesan makanan melalui aplikasi ojol.
Namun karena pada waktu itu posisinya sedang hujan dan warung tempat customer memesan makanan sedang antre, driver ojol pun menyampaikan kondisinya kepada customer.
BACA JUGA: Skuter Listrik Melintas di Jalan Raya, Akan Diamankan Pemkot Jogja
“Tapi sama customernya dibilang kalau enggak mau nganter ya udah, mau dibintang satu,” ujarnya, Selasa (11/1/2022).
Hal ini kemudian memicu driver lainnya untuk mendatangi rumah customer tersebut. Namun ia memastikan kedatangan driver ojol sekadar untuk mengklarifikasi dan berakhir damai. “Hari ini driver sama customer ke kantor ojol untuk klarifikasi itu,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Sarana olahraga Sleman masih terkendala. Fasilitas dayung dan renang belum sesuai kebutuhan atlet menjelang Porda DIY XVIII 2027.
Pemda DIY menyalurkan Rp1 miliar untuk NTT terdampak gempa dan membantu mahasiswa asal NTT di Jogja melalui pangan serta keringanan kuliah.
Usulan BPIH 2027 Rp107,34 juta per jamaah naik hampir Rp20 juta. DPR meminta biaya dikaji agar rasional dan layanan tetap berkualitas.
KRI Ki Hajar Dewantara akan dijual setelah DPR menerima surpres. Simak spesifikasi, senjata, mesin, dan kemampuan kapal perang ini.
Seoul menyiapkan kebijakan “hak atas keteduhan” dengan koridor pejalan kaki teduh untuk menghadapi gelombang panas ekstrem dan melindungi warga.