PDAM Sleman Petakan Wilayah Rawan Air Hadapi Kemarau Panjang
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
Wisatawan sedang menikmati wisata jip lava tour Merapi, Minggu (26/5/2019)./Harian Jogja-Yogi Anugrah
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah wisata di lereng Gunung Merapi yang masuk wilayah DIY ditutup sementara menyusul erupsi sejauh lima kilometer yang terjadi pada Rabu (9/3/2022) malam lalu. Namun bagaimana dengan nasib wisaja jeep lava tour merapi?
Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman akhirnya menutup 4 objek wisata di lereng Merapi pasca-terjadinya peningkatan aktivitas Gunung Merapi. Objek wisata ini berada di radius 5 km dari puncak gunung api tersebut.
Kepala Dispar Sleman Suparmono mengatakan keputusan untuk menutup keempat objek wisata tersebut berdasarkan berdasarkan hasil evaluasi perkembangan aktivitas Gunungapi Merapi yang terjadi pada Rabu (9/3/2022) malam hingga Kamis (10/3/2022) dini hari. Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran No.360/248 tentang Peningkatan Aktivitas Gunungapi Merapi.
Dispar juga mendasarkan keputusannya berdasarkan rekomendasi BPPTKG dan BPBD Sleman. "Kami menutup beberapa destinasi wisata yang berjarak kurang lebih 5 km dari puncak merapi dan juga pertimbangan lain terkait mitigasi bencana awan panas merapi," katanya, Kamis (10/3/2022).
BACA JUGA: Bahaya! Motor Matik Diimbau Tidak Naik ke Embung Sriten, Wisata Hits Gunungkidul
Keempat destinasi wisata yang ditutup meliputi objek wisata Bukit Klangon, Petilasan mbah Maridjan Kinahrejo, Bunker Kaliadem, dan juga yang mungkin berpotensi bahaya adalah wisata religi Turgo. "Khusus Turgo dan wisata tracking yang lain, walau jarak lebih dari 5 km tetapi karena kegiatan bersifat tracking menyebabkan potensi bahaya lebih besar terkait upaya mitigasi bencananya," ujar Pram sapaan akrab Suparmono.
Untuk kawasan wisata dengan radius aman, lanjut Pram, tetap dapat beroperasional. Baik objek wisata yang berada di wilayah Kapanewon Cangkringan maupun Pakem. Seperti kawasan wisata Kaliurang yang berjarak 6,8km dari puncak Merapi, destinasi yang berada di seputaran Kopi Merapi yang berjarak 7 km dari puncak, Wisata Golf Merapi 9 km.
"Objek wisata lainya di luar radius 5 km masih boleh beroperasi. Tentu dengan aturan PPKM Level 4 yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," katanya.
Selain itu, kata Pram, Jeep Wisata Lava Tour Merapi juga masih diperbolehkan beroperasi. Namun ia mengingatkan agar operasionalnya tetap di luar radius 5 Km dari puncak Merapi. Jeep wisata juga harus melakukan pembatasan kegiatan di sungai-sungai yang berhulu di Merapi. "Ketentuan ini berlaku sampai situasi dinyatakan aman kembali," katanya.
Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi (AJWLM), Daldiri mengatakan asosiasi jeep wisata akan mematuhi ketentuan tersebut. Alasannya selain menjaga para pemandu juga untuk menjaga keselamatan para wisatawan yang menumpang jeep.
"Untuk sementara waktu jeep minat kusus lava tour tidak diperkenankan untuk sampe bunker Kaliadem dan petilasan Mbah Marijan. Jadi hanya bisa ke tempat tertentu dan kami akan mematuhi ketentuan tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Sleman petakan wilayah rawan air saat kemarau 2026. Godean hingga Pakem berpotensi alami tekanan rendah.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.