Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Aktivitas kendaraan bermotor JJLS di ruas Girisekar-Planjan di Dusun Sawah, Girisekar, Panggang/Harian Jogja-David kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Panjang ruas Jalur Jalan Lintas Selatan di Gunungkidul hampir mencapai 80 kilometer. Mayoritas jalur sudah selesai dibangun, karena proses tinggal menyisakan belasan kilometer.
Kepala Bidang Bina Marga Gunungkidul, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, panjang JJLS sekitar 80 kilometer dan mayoritas sudah selesai dibangun. Sedangkan yang masih proses pebangunan ada di ruas Tepus-Jerukwudel sepanjang 13,5 kilometer dan ruas Planjan-Tepus 4,7 kilomter.
“Untuk yang belum dibangun ada di jalur perbatasan Gunungkidul-Bantul, panjangnya sekitar 1,5 kilometer,” katanya, kemarin.
BACA JUGA: BOR Pasien Covid-19 Gunungkidul Disorot Pusat, Pemkab: Ruang Rawat Terbatas
Yana mengakui, di ruas Planjan juga ada ruas sepanjang 600 meter yang belum dibebaskan. Namun demikian, proses sudah ditangani oleh Pemerintah DIY.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul, Winaryo. Dia mengakui sudah ada proses pembebasan lahan ruas JJLS di Planjan yang panjangnya mencapai 600 meter.
“Untuk detail perkembangan bisa tanya ke Pemerintah DIY yang menangani,” katanya.
Meski demikian, sambung dia, untuk pembebasan lahan, pemkab sudah mengeluarkan izin penetapan lokasi yang luasannya mencapai 2,4 hektare. “Berhubung dibawah lima hektare, maka sesuai aturan IPL yang mengeluarkan Pak Bupati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.