Pilur Gunungkidul 2026, 31 Kalurahan Segera Bentuk Panitia Pemilihan
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Petugas SAR sedang melakukan pencarian korban tenggelam dari atas perbukitan menggunakan teropong, Minggu (3/4/2022)/Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Operasi pencarian Sapuan, koki asal Kota Solo yang hilang terseret ombak di Pantai Siung, Purwodadi, Tepus bakal dihentikan pada Senin (4/4/2022) sore. Hingga hari keenam pencairan, belum ada tanda-tanda korban diketemukan.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, sejak dinyatakan hilang pada Selasa (29/3/2022) sore, upaya pencairan terus dilakukan. Meski demikian, hingga hari keenam korban juga belum temukan.
Menurut dia, berbagai cara dilakukan untuk menemukan korban. Tim jalur darat sudah disebar untuk memantau dari pantai hingga pengamatan dari sisi perbukitan. Hal yang sama juga berlaku penyelamat dari jalur laut. Perluasan pencarian sampai ke kawasan pantai di Pacitan, Jawa Timur tapi juga belum membuahkan hasil.
“Ini sudah hari keenam, tapi belum juga ketemu,” kata Sunu kepada wartawan, Minggu (3/4/2022).
Menurut dia operasi pencairan bakal dihentikan pada hari ketujuh atau Senin besok sekitar pukul 16.00 WIB. Rencana ini sesuai dengan SOP dalam operasi pencarian, tanpa melihat apapun hasilnya.
“Jadi ketemu atau tidak ketemu, setelah pencarian hari ketujuh maka operasi akan dihentikan,” katanya.
Sunu mengatakan, pada saat operasi diberhentikan maka personel yang berpartisipasi untuk mencari akan dikembalikan ke masing-masing pos. “Penghentian juga tidak lepas dari keterbatasan anggaran maupun tenaga yang melakukan pencarian,” katanya.
Disinggung mengenai kedala saat mencari, Sunu mengakui tidak ada masalah berarti. Ia tidak menampik kencangnya arus laut sempat menjadi kendala, tapi hanya berpengaruh pada fokus area pencarian.
“Sempat mengarah ke timur sehingga pencarian fokusnya ke timur, tapi sekarang berbalik ke barat. Hingga Minggu siang upaya pencarian masih dilakukan,” katanya.
BACA JUGA: Ancam Warga dengan Celurit, Remaja Geng Babak Belur Dikeroyok Massa di Tegalrejo
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengaku ikut membantu pencarian korban hilang di Pantai Siung. Proses pencarian difokuskan di sisi timur tepatnya di kawasan Pantai Ngandong dan sekitarnya.
Menurut dia, upaya pencarian juga melibatkan nelayan yang mencari ikan di laut. “kami terus lakukan koordinasi dengan para nelayan apabila menemukan benda yang mencurigkan untk sebera melapor,” katanya.
Sebelumnya, koki asal Kota Solo, Sapuan hilang terseret ombak saat berfoto-foto di Watu Muncar, Pantai Siung, Selasa (29/3/2022). Sebelum hilang, petugas SAR sempat mengingatkan dengan membunyikan peluit agar tidak bermain di area berbahaya. Meski demikia, tidak dihiraukan hingga akhirnya korban dinyatakan hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.
Bukan cuma gaya menyetir, ini 8 faktor teknis seperti tekanan ban, oli, hingga modifikasi pelek yang bikin mobil boros BBM. Simak tips solusinya.
Orang tua diingatkan waspadai risiko game online seperti Minecraft, Roblox, dan Fortnite yang berpotensi jadi sarana kejahatan terhadap anak.