Viral Sumbangan Pendatang Rp1 Juta, Padukuhan Jambean Gelar Musyawarah
Padukuhan Jambean, Bantul, akan membahas ulang sumbangan warga perumahan Rp300.000-Rp1 juta setelah viral di media sosial.
Ilustrasi kekerasan./Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA - Seorang remaja berinisial DJG, 16, asal Danurejan babak belur dikeroyok massa karena mengancam warga dengan menggunakan sebuah celurit di kawasan Kampung Teratai Sidomulyo, Kelurahan Bener. Ia membawa senjata tajam dengan motif untuk mencari musuh di lokasi itu.
Kapolsek Tegalrejo, Kompol Joko Sumarah menjelaskan, kejadian itu terjadi pada Rabu (30/3/2022) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu tersangka bersama rekannya yang lain melaju ke kawasan Bener untuk mencari musuh. Hal ini dilatarbelakangi karena salah seorang rekannya yang berasal dari geng Molaz dianiaya oleh kelompok lain.
"Motifnya mau balas dendam dan sudah mempersiapkan senjata tajam dari awal," kata Joko, Minggu (3/4/2022).
Saat sampai di kawasan Bener, warga yang melihat gerak gerak keduanya merasa curiga dan menduga mereka merupakan klithih. Sebab, keduanya tidak paham lokasi dan hanya mutar-mutar di kawasan kampung itu. Warga kemudian menangkap keduanya. Namun, DJG sontak mengeluarkan celurit yang disembunyikannya di dalam jaket lalu menakut-nakuti warga.
"Pelaku sempat membuka jaket dan mengancam warga dengan celurit yang dia bawa," ungkap Joko.
Karena merasa terpojok keduanya tak berkutik dan habis dihajar massa. Aparat kepolisian yang tengah berpatroli kemudian berhasil mengamankan keduanya dan digelandang ke kantor polisi. Dari pemeriksaan polisi, celurit itu diakui milik DJG yang dia temukan di wilayah Monumen Jogja Kembali (Monjali), Sleman.
"Dari kasus ini hanya DJG yang kami jadikan tersangka. Sementara satu rekannya kami jadikan saksi, karena dia berperan sebagai pengendara motor saja," kata Kapolsek.
Joko menambahkan, pihaknya tidak melakukan penahanan kepada tersangka karena masih di bawah umur. Petugas menitipkan tersangka di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja (BPRSR) di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Padukuhan Jambean, Bantul, akan membahas ulang sumbangan warga perumahan Rp300.000-Rp1 juta setelah viral di media sosial.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA 19 Oktober 2026 mencakup layanan reguler dan Xpress. Simak waktu keberangkatan dari Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 19 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap dan waktu tiba di Stasiun Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket sebesar Rp8.000.
Pemerintah mendorong pemberdayaan 22,5 juta penerima bansos agar kesejahteraan meningkat, kemiskinan berkurang, dan masyarakat mandiri.