Advertisement

Dies Natalis 80 FK-KMK UGM Tegaskan Inovasi Kesehatan Bangsa

Media Digital
Kamis, 05 Maret 2026 - 15:02 WIB
Maya Herawati
Dies Natalis 80 FK-KMK UGM Tegaskan Inovasi Kesehatan Bangsa Suasana Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-80 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) di Auditorium FK-KMK UGM, Kamis, (5/3/2026). Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata (duduk keempat dari kiri) bersama Rektor UGM Prof. Ova Emilia (duduk ketiga dari kiri). - Harian Jogja — Catur Dwi Janati

Advertisement

SLEMAN—Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menegaskan komitmennya memperkuat inovasi kesehatan dan pengabdian bagi bangsa pada Dies Natalis ke-80. Momentum ini menandai delapan dekade kontribusi FK-KMK UGM dalam pendidikan kedokteran, riset kesehatan, dan pelayanan masyarakat di Indonesia.

Rapat Terbuka Senat dalam rangka Dies Natalis ke-80 FK-KMK UGM digelar di Auditorium FK-KMK UGM pada Kamis, (5/3/2026). Selama delapan dekade perjalanan, FK-KMK UGM terus berperan mencerdaskan bangsa melalui pengembangan pendidikan kedokteran, penelitian kesehatan, serta berbagai inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Advertisement

Dekan FK-KMK UGM, Prof. Yodi Mahendradhata, menjelaskan fakultas memiliki lima tujuan strategis yang menjadi arah pengembangan institusi. Salah satu fokus utama adalah mencetak lulusan yang inovatif, adaptif, serta memiliki karakter dan integritas tinggi.

"Dalam konteks pendidikan, FK-KMK UGM makin mengakar kuat. FK-KMK UGM bisa mewujudkan mimpi besar banyak anak muda dari daerah 3T," kata Yodi pada Kamis, (5/3/2026), di Auditorium FK-KMK UGM.

Ia mencontohkan bagaimana FK-KMK UGM turut membuka peluang pendidikan bagi generasi muda dari wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Salah satunya adalah kisah putra nelayan dari Nabire yang berhasil menjadi dokter setelah menempuh pendidikan di UGM. Selain itu, terdapat pula dokter asal Papua yang mencatatkan diri sebagai lulusan program pendidikan spesialis tercepat di UGM.

Pada tujuan strategis kedua, FK-KMK UGM terus mendorong penelitian unggulan melalui riset translasional serta pengembangan inovasi di bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat. Berbagai penelitian yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi sistem kesehatan nasional.

Salah satu langkah terbaru adalah peluncuran Yogyakarta Breast Cancer Initiative yang digagas bersama Dinas Kesehatan Provinsi DIY, Pemerintah Kota Jogja, Pemerintah Kabupaten Sleman, RSUP Dr Sardjito, dan Rumah Sakit Kanker Dharmais.

FK-KMK UGM juga menginisiasi program COMMUNICATED yang berfokus pada dukungan sosial bagi pasien kanker payudara dan keluarganya melalui pendekatan berbasis komunitas serta edukasi kader kesehatan.

"Selain bergerak di komunitas, riset dan inovasi kita juga memperkuat layanan bagi pasien kanker di fasilitas kesehatan. Misalnya melalui proyek NAPAK (Navigator Pasien Kanker)," ujarnya.

Dalam tujuan strategis ketiga, FK-KMK UGM memperkuat pengabdian kepada masyarakat melalui program berkelanjutan yang melibatkan alumni serta berbagai mitra strategis. Upaya ini terlihat saat FK-KMK UGM mengirim tim respons bencana untuk membantu penanganan banjir bandang di Aceh Utara pada November tahun lalu.

Tim tersebut merupakan gabungan dari jejaring Academic Health System (AHS), yang melibatkan RSUP Dr Sardjito, Rumah Sakit Akademik UGM, serta RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro.

"Kehadiran tim AHS kita berhasil membangkitkan kembali semangat sejawat-sejawat kita di RSUD Muchtar Hasbi Aceh Utara untuk segera memulihkan kembali operasional rumah sakit," ujarnya.

Selain membantu pemulihan layanan rumah sakit, FK-KMK UGM juga menginisiasi Health Emergency Operating Center di Dinas Kesehatan Aceh Utara. Program tersebut turut disertai penguatan sanitasi, pengelolaan sampah, penyaluran logistik medis, serta pelatihan penggunaan gas medis bagi tenaga kesehatan.

Pada tujuan strategis keempat, FK-KMK UGM memperkuat tata kelola institusi guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta kesejahteraan sivitas akademika. Yodi menyebut jumlah doktor di FK-KMK UGM meningkat dari 272 orang pada 2021 menjadi 340 doktor pada 2025.

 

"Kami juga bersyukur FKKMK berhasil akselerasi peningkatan proporsi guru besar dari 8,1% di tahun 2021 menjadi 9,47% di tahun 2025. Termasuk akhirnya mendapat guru besar baru di bidang keperawatan dan gizi kesehatan," ungkapnya.

Tujuan strategis kelima adalah membangun lingkungan kampus yang sehat, aman, inklusif, serta ramah lingkungan. FK-KMK UGM terus menambah fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, dari 25 fasilitas pada 2023 menjadi 63 fasilitas pada 2024, dan meningkat menjadi 71 fasilitas pada 2025. Bahkan FK-KMK UGM tercatat sebagai institusi pertama di luar wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat yang menyediakan fasilitas wheelchair stairlift.

"Sesungguhnya masih banyak capaian-capaian di buku laporan yang tidak dapat kami sampaikan dalam paparan karena keterbatasan waktu. Semoga hal ini tidak mengurangi apresiasi kami kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pada capaian-capaian tersebut," ujarnya.

"Capaian-capaian yang juga sesungguhnya merupakan buah hasil perjalanan panjang sejak periode dekanat-dekanat sebelumnya. Untuk itu, dalam kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih atas kepemimpinan periode-periode sebelumnya yang telah berjasa besar untuk membangun pondasi untuk capaian-capaian," katanya.

Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menilai pada usia ke-80 tahun FK-KMK UGM semakin menunjukkan kontribusi besar dalam pendidikan dan inovasi kesehatan. Berbagai capaian yang diraih tidak hanya di tingkat universitas dan nasional, tetapi juga di tingkat internasional.

"Itu semua bisa terwujud karena kita bekerja bersama-sama," tuturnya.

Menurut Ova, perjalanan delapan dekade FK-KMK UGM telah memberikan jejak penting bagi perkembangan pendidikan kedokteran di Indonesia. Dalam rangkaian Dies Natalis ini juga diluncurkan buku berjudul "80 Tahun FK-KMK UGM — Merajut Kedokteran dan Kesehatan Kerakyatan: Kontribusi Sosial dan Intelektual untuk Bangsa."

"Saya mengapresiasi buku yang tadi sudah diluncurkan, ini menjadi sebuah catatan yang sangat berharga untuk mungkin 100 tahun yang akan datang," ujarnya.

Ova menilai FK-KMK UGM memiliki ketangguhan yang memungkinkan institusi ini terus beradaptasi menghadapi berbagai tantangan masa depan. Ia mengibaratkan FK-KMK UGM seperti pohon bambu yang kuat, fleksibel, dan mampu bertahan menghadapi badai perubahan.

"Pohon bambu juga memiliki akar kokoh yang menghujam dan mampu membuatnya tetap berdiri tegak saat badai berlalu," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan kedokteran dan layanan kesehatan kini terus berubah mengikuti perkembangan zaman, termasuk munculnya teknologi digital, kecerdasan artifisial, perubahan pola penyakit, hingga dampak krisis iklim dan geopolitik global terhadap kesehatan masyarakat.

"Di usia matang ini, tentu kami percaya bahwa resiliensi, adaptasi dan agility menjadi kata kunci untuk membuat inovasi dan lompatan baru. Agar terus bertahan di tengah badai tekanan krisis dan tantangan perubahan zaman," tegasnya.

"FKKMK sejauh ini berhasil menghasilkan berbagai prestasi dan inovasi berdampak. Mulai dari prestasi mahasiswa, prestasi dosen yang tadi sudah ditunjukkan, hilirisasi produk kesehatan dan saya tahu di level UGM merupakan yang terdepan. Kemudian juga berbagai engineering kebijakan yang telah disumbangkan kepada negeri ini," imbuhnya.

Ova berharap berbagai karya dan inovasi yang dihasilkan FK-KMK UGM pada usia ke-80 tahun dapat terus menjadi penggerak utama perkembangan pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia, sekaligus memperkuat ketahanan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan. (Advertorial) 

BACA JUGA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Tegangan Iran-Israel Memanas, China Utus Diplomat Senior

Tegangan Iran-Israel Memanas, China Utus Diplomat Senior

News
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement