Gejala Awal Ebola Varian Bundibugyo, Jangan Terkecoh Mirip Flu Biasa
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Petugas Linmas Kelurahan Banguntapan, Purwanto saat menunjukkan lokasi korban terjatuh setelah dihantam gir, Senin (4/4/2022)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA--Kekerasan jalanan di Jogja kembali menelan korban. Kali ini tindak kekerasan yang juga acap disebut dengan klithih tersebut terjadi di Jalan Gedongkuning, Kota Jogja, atau tepatnya di depan kantor Balai Kalurahan Banguntapan, Minggu (3/4/2022) dini hari WIB dengan korban jiwa adalah seorang pelajar berinisial DAA.
Terkait dengan hal itu, anggota DPRD DIY mendesak pihak terkait untuk lebih memaksimalkan patroli jalanan untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan jalanan atau klithih.
Sebagaimana diketahui salah satu pelajar sekolah swasta di Jogja berinisial DAA tewas setelah dihantam gir di bagian kepala. Peristiwa itu terjadi di Jalan Gedongkuning, Kota Jogja pada Minggu dini hari WIB.
BACA JUGA: Sadis, Pria Kebumen Tewas Dihantam Gir di Depan Balai Kalurahan Banguntapan
Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana menyatakan rasa keprihatinannya atas peristiwa tersebut. Peristiwa serupa selalu berulang dan terjadi di wilayah DIY.
Dia meminta patroli lebih diperketat terutama di wilayah rawan. Selain itu, politikus Partai Keadilan Sejahtera itu juga menyarankan sebaiknya di berbagai titik di area Kota Jogja dipasang kamera pengintai (CCTV) agar pemantauan bisa dilakukan lebih maksimal, terutama ketika terjadi peristiwa kekerasan jalanan.
"Kami mohon patroli dan penjagaan diperketat untuk wilayah rawan, melibatkan warga jika diperlukan. Penerangan jalan di tempat tempat rawan harus diperbaiki dan juga dioasang kamera kamera CCTV," kata Huda dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Huda menilai tindakan kekerasan jalanan tersebut bukan sekadar kenakalan remaja, tetapi sudah termasuk kejahatan. Ia mendesak aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
"Kami minta rekan rekan aparat kepolisian menemukan pelakunya di diproses sesuai hukum yang berlaku. Saya tidak bisa membayangkan betapa sedihnya keluarga yang ditinggalkan puteranya juga bagaimana sahabat sahabatnya," ujarnya.
BACA JUGA: Kumat Lagi! Klithih Jogja Renggut Nyawa Remaja, Ini Kasus-kasus Sebelumnya
Mengingat peristiwa klithih yang terus berulang, ia berharap agar akar masalah bisa diberantas. Geng pelajar yang berpotensi mengarah ke tindakan tersebur harus dibubarkan.
"Sekolah wajib membina bersama orang tua. Kerja sama orang tua dan sekolah menjadi sangat penting dan harus intens. Komunikasi harus baik untuk menangani masalah ini. Kalau sekolah dan keluarga kesulitan membina, kita bisa kerjasama minta tolong aparat untuk membina" katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Spanyol mencatat lima laga tanpa kebobolan di Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Portugal. La Furia Roja kini memegang rekor pertahanan terbaik dalam sejarah.
Libur sekolah mendongkrak kunjungan wisata Bantul hingga 74.887 orang dalam sepekan. PAD dari retribusi wisata menembus Rp1 miliar dengan pantai selatan.
Cari mobil bekas di bawah Rp100 juta? Ini 8 rekomendasi terbaik dari Honda Brio, Agya, Jazz, hingga Yaris. Simak tips dan pilih mobil idaman Anda!
Persiku Kudus resmi homebase di Stadion Sultan Agung Bantul untuk Championship 2026/2027. Tinggalkan Wergu Wetan, Macan Muria siap berjuang dari Bantul.
Harga telur, ayam potong, cabai, dan sejumlah kebutuhan pokok di Gunungkidul turun selama program MBG libur. Pedagang menyebut permintaan pasar ikut berkurang.