Santri Pesantren Baitussalam Belajar Jurnalistik di Harian Jogja
. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari dunia jurnalistik sekaligus mengetahui perkembangan industri media di era digital.
Siswa SMKN 1 Bantul mulai menjalani pembelajaran tatap muka terbatas dengan serangkaian prokes ketat mulai Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul tidak akan memaksakan semua sekolah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100% pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PTM) Level 3 di DIY ini.
“Saya akan tawarkan nanti kepada masing-masing sekolah. Yang jelas tidak akan serentak PTM 100 persen, tergantung kesiapan sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Isdarmoko, Rabu (6/4/2022).
Terlebih, kata dia, saat ini masih dalam kondisi PPKM Level 3, artinya masih ada penularan Covid-19 di Bantul meski kasusnya sudah mulai menurun dari hari ke hari. Selain itu saat ini juga dalam suasana Ramadan sehingga sudah ada jam khusus PTM selama Ramadan atau pengurangan jam pelajaran.
BACA JUGA: Polisi Bantul Amankan 7 Remaja yang Akan Perang Sarung
Menurut Isdarmoko, selama Ramadan tanpa ada Covid-19 pun PTM sudah khusus atau sudah ringan karena dikurangi jam mata pelajarannya. Jam kerja untuk sistem lima hari sekolah selama Ramadan untuk Senin-Kamis dimulai pukul 07.00-14.00 WIB, Jumat pukul 07.00-11.30 WIB.
Sementara jam kerja untuk sekolah yang menerapkan enam hari kerja Senin-Kamis dimulai pukul 07.00-13.00 WIB; Jumat 07.00-11.00 WIB; dan Sabtu 07.00-11.30 WIB.
“Untuk kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan PTM terbatas 50 persen. Durasi jam pelajaran maksimal 30 menit yang disesuaikan dengan jenjang masing-masing. Pembelajaran semua dimulai pukul 07.00 WIB,” kata Isdarmoko.
BACA JUGA: Bermula dari Saling Tantang Perang Sarung, Awal Mula Pecah Tawuran di Bantul
Tidak hanya itu khusus untuk SMP, pekan depan juga akan menjalani ujian sekolah untuk kelas III (kelas IX), sehingga untk kelas VII-VIII dipastikan libur atau belajar dengan jarak jauh karena ruangannya digunakan untuk ujian sekolah.
Namun demikian pihaknya masih akan mengevaluasi dan mengikuti perkembangan penularan Covid-19 di Bantul. Meskipun secara umu, kata dia, semua sekolah di Bantul termasuk SD sudah siap menjalankan PTM 100%. Namun pembelajaran di masa pandemi ini sesuai instruksi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) harus mengedepankan keselamatan siswa, tenaga kependidikan, dan orang tua siswa.
Sehingga PTM harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. “Saat ini PTM di semua sekolah di Bantul masih 50 persen,” ucap Isdarmoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempelajari dunia jurnalistik sekaligus mengetahui perkembangan industri media di era digital.
Microsoft memperingatkan serangan siber CaptiveCrunch yang menyasar pengguna WiFi hotel melalui pop-up palsu. Peretas dapat mencuri data, merekam aktivitas, hin
Badan Gizi Nasional membuka tiga jalur pengaduan melalui PO box untuk pegawai, mitra, dan masyarakat guna memperkuat transparansi serta pengawasan Program Makan
Pemkab Bantul mengintegrasikan 103 program penanggulangan kemiskinan dari 13 OPD dan memperbarui DTSEN secara berkala untuk memastikan bantuan tepat sasaran ser
KPHD menetapkan Deklarasi Jogja untuk mendorong green budgeting, ketahanan iklim, dan inovasi pembiayaan daerah di tengah tekanan fiskal.
Manchester United kembali tampil di Liga Champions 2026/2027 setelah absen dua musim. Namun status di Pot 2 membuat Setan Merah berpotensi menghadapi lawan-lawa