Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Rekayasa lalu lintas. /Solopo-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Perhubungan Gunungkidul mulai memetakan jalur wisata untuk libur Lebaran tahun ini. Guna mengurangi risiko kecelakaan dilakukan beberapa langkah strategis seperti penyiapan rekayasa arus lalu lintas hingga pemasangan rambu-rambu peringatan di jalur rawan.
Kepala Seksi Pengendalian dan Operasi, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, persiapan menyambut mudik dan libur lebaran mulai dilakukan. Untuk memastikan semua berjalan dengan lancar juga dilakukan koordinasi dengan Satlantas Polres Gunungkidul.
“Kami tidak sendiri karena dalam pelaksanaan juga melibatkan lintas sektor salah satunya dengan tim dari polres,” kata Bayu, Kamis (7/4/2022).
Dia menjelaskan, ada beberapa skenario untuk pengamanan khususnya di jalur wisata. Untuk di jalur wisata di kawasan pantai rencananya akan ada rekayasa arus lalu lintas guna mengurangi kepadatan kendaraan.
Sedangkan untuk di jalur-jalur rawan seperti tanjakan esktrem juga dilakukan pemasangan rambu-rambu peringatan. Salah satunya di Tanjakan Bundelan di Kalurahan Jurangjero, Ngawen.
Di lokasi ini dipasang spanduk imbauan untuk kendaraan berat atau bus pariwisata tidak melalui jalur di Bundelan. “Pemasagan dilakukan di jalur atas juga bawah sehingga bisa diketahui pengendara yang melintas,” katanya.
Upaya lain yang dilakukan dengan bekerja sama instansi lain di lingkup pemkab, salah satunya dinas lingkungan hidup. Koordinasi dilaksanakan untuk pemotongan ranting-rantin pohon yang lapuk di pinggir jalan sehingga mengurangi risiko kecelakaan.
“Kami juga mengecek lampu penerangan jalan umum agar berfungsi normal,” katanya.
Menurut dia, jelang Lebaran nanti upaya koordinasi akan diintensifkan sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan aman lancar dan jumlah kecelakaan bisa ditekan. “Semua harus dipersiapkan agar hasil pengamanan bisa maksimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.
Hashim mundur dari WIFI. Pengamat menilai Internet Rakyat dan pemanfaatan spektrum 1,4 GHz tetap berjalan sesuai komitmen perusahaan.
DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan UMKM secara merata hingga tingkat kampung melalui promosi, pemasaran, dan dukungan berkelanjutan.
Cek Kesehatan Gratis atau CKG telah menjangkau 99,1 juta jiwa pada 2026 dan ditargetkan mencapai 130 juta jiwa.
Buruh masih mengawal 10 isu dalam RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, mulai dari upah, PHK, outsourcing hingga JKP.